Mengejutkan, Asal Mula Nama Kota Belinyu Ternyata dari Tanaman Ini

Sejarahwan dan Budayawan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Drs Akhmad Elvian mengungkapkan asal nama kata Belinyu

Mengejutkan, Asal Mula Nama Kota Belinyu Ternyata dari Tanaman Ini
bangkapos.com/hendra
Sejarawan Bangka Belitung, Ahmad Elvian 

Laporan Wartawan Bangka Pos, EdwardI


BANGKAPOS.COM, BANGKA  -- Sejarahwan dan Budayawan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Drs Akhmad Elvian mengungkapkan asal nama kata Belinyu (saat ini Belinyu merupakan nama kecamatan di bagian Utara Pulau Bangka,red) , yakni dari kata Belinjoe atau Belinjo.

Dimana sekitar tahun 1700-1800, kata Belinjoe atau Belinjo itu artinya sejenis makanan pengganti beras atau nasi di saat musim paceklik atau gagal panen padi lading (beras).

“Belinjoe atau Belinjo itu merupakan tanaman buah Belinjo atau melinjo. Selain itu makanan pengganti beras lainnya waktu itu adalah Sorgum atau Bulgur,” kata Akhmad Elvian yang ditemui Bangkapos.com, Kamis (01/03/2018) di DPRD Kota Pangkalpinang.

Dijelaskannya, waktu itu di Pulau Bangka ini tidak memiliki lahan padi sawah, yang ada lahan padi ladang atau padi darat, yang kita kenal dengan beras merah atau beras darat.

Dan beras merah atau beras darat dari padi lading Pulau Bangka ini ternyata berkhasiat untuk mencegah dan mengobati penyakit beri-beri.

“Pada tahun 1836 itu terjadi wabah penyakit beri-beri di Pulau Bangka, dan yan banyak terkena penyakit epidemic beri-beri saat itu orang-orang Eropa dan China (Tionghoa) yang bisa berakibat meninggal dunia,” ujarnya.

Sementara orang-orang asli Pulau Bangka (pribumi) tidak terkena penyakit beri-beri ini. Ternyata setelah diteliti oleh seorang dokter (medicine) asal Jerman, dr Franz F datang ke Pulau Bangka.

“Hasil penelitian dokter ini kenapa orang-orang pribumi tidak terkena penyakit beri-beri karena sering mengkonsumsi beras merah atau beras darat itu,” ungkapnya.

Ditambahkannya, sebenarnya untuk saat ini bila pemerintah ingin mengembangkan pertanian padi sebaiknya lebih banyak mengfokuskan menggunakan bibit padi yang menghasilkan beras merah atau beras darat asal Pulau Bangka.

Halaman
123
Penulis: edwardi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help