Menteri Puan Maharani Berharap Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Hingga ke Pelosok

Puan Maharani mengatakan Rakornas ini untuk mewujudkan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak hingga ke pelosok.

Menteri Puan Maharani Berharap Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Hingga ke Pelosok
Bangka Pos
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise, dan Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan. 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Tahun 2018 yang dilaksanakan tanggal 28 Februari-2 Maret di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menghadirkan sekitar 1.000 peserta dari 34 provinsi di Indonesia di Novotel Bangka Tengah, Rabu (28/2) malam.

Rakornas ini dibuka Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani.

Selain itu juga dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise, Ketua Komisi VIII DPR RI M Ali Taher, Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan dan Forkompinda.

Rakornas PPPA Tahun 2018 ini mengusung tema “Kerja Bersama Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak Indonesia”.

Dengan harapan dapat semakin meningkatkan komitmen bersama dalam Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Indonesia.

Puan Maharani mengatakan Rakornas keempat ini merupakan pertemuan yang strategis untuk betul-betul mewujudkan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak hingga ke pelosok.

“Ini pertemuan yang strategis karena tidak gampang mengumpulkan perempuan. Keberhasilan generasi sebuah bangsa ditentukan oleh perempuan dan anak dimulai dari 1000 hari kehidupan pertama,” kata Puan dalam sambutannya.

Menurutnya, Kementerian PPPA harus bekerja keras melindungi perempuan dan anak hingga ke pelosok.

“Kekerasan anak itu terjadi dan dilakukan oleh orang-orang terdekat, artinya tidak ibu tapi bapaknya bertanggungjawab melindungi anak dan biasanya kekerasaan itu secara umum. Bicara keluarga satu kesatuan ada laki-laki dan perempuan namanya perempuan dan anak. Jangan selalu tidak melindungi perempuan dan anak. Keluarga itu saling menjaga menghormati dan menghargai tugas,” katanya.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise, dan Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan.
Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Tahun 2018 di Novotel Bangka Tengah, Rabu (28/2) malam. (Bangka Pos)

Ia berharap hasil Rakornas ini dapat diimplementasikan secara konkrit sehingga dapat mewujudkan perlindungan anak dan perempuan.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved