Presiden Jokowi Izinkan Abu Bakar Baasyir Dirawat di RSCM, Ketum MUI Ma'ruf Amin Lobi Grasi

‎Presiden Joko Widodo telah merestui terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Baasyir untuk dilakukan perawatan di RSCM, Jakarta.

Presiden Jokowi Izinkan Abu Bakar Baasyir Dirawat di RSCM, Ketum MUI Ma'ruf Amin Lobi Grasi
Tribunnews/Jeprima
Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir saat tiba di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, Kamis (1/3/2018). Abu Bakar Baasyir mendatangi RSCM untuk melakukan kontrol kesehatan atas sakit yang dideritanya. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - ‎Presiden Joko Widodo telah merestui terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Baasyir untuk dilakukan perawatan di RSCM, Jakarta.

Keputusan Jokowi tersebut dengan mempertimbangkan sisi kemanusiaan, meskipun Baasyir saat ini menjadi terpidana.

"‎Ya ini kan sisi kemanusiaan yang juga saya kira untuk semuanya, kalau ada yg sakit, tentu saja kepedulian kita untuk membawa ke rumah sakit untuk disembuhkan," kata Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/3/2018).

Sementara terkait grasi yang pernah disampaikan Ketua MUI Ma'ruf Amin‎ kepada Jokowi, dirinya belum memutuskannya karena belum ada permohonan secara tertulis.

"Sampai saat ini belum ada, belum ada  surat yang masuk kepada saya," ucap Jokowi.

Baca: Inilah Sosok dan Prestasi Kepala BNN yang Baru Pengganti Budi Waseso

Diketahui, Baasyir melakukan perawatan di RSCM untuk keempat kalinya, karena pembengkakan di kakinya yang dinilai sudah mengkhawatirkan.

Pendiri Ponpes Ngruki, Surakarta itu sempat menjalani perawatan sebelumnya di rumah sakit Harapan Kita, Jakarta pada medio 2017 lalu.

Setelah itu, dirinya dirujuk ke RSCM untuk pemeriksaan kesehatan lanjutan.

Pimpinan Majelis Mujahidin Indonesia itu sudah mengalami sakit di kakinya semenjak mendekam di LP Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved