Produsen Hoaks dan Penyebar Virus dengan Ratusan Ribu Anggota, ini Cara Kerja The Family MCA

Kelompok Muslim Cyber Army memiliki armada yang cukup besar di media sosial. Anggota kelompok ini mencapai ratusan ribu

Produsen Hoaks dan Penyebar Virus dengan Ratusan Ribu Anggota, ini Cara Kerja The Family MCA
WARTA KOTA
Tim Siber Bareskrim Mabes Polri menghadirkan tersangka saat merilis pengungkapan sindikat penyebar isu-isu provokatif di media sosial, di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu (28/2/2018). Direktorat Tindak Pidana (Dirtipid) Siber Bareskrim Polri menangkap enam orang yang tergabung dalam grup WhatsApp The Family Muslim Cyber Army (MCA), dan tersangka kasus ujaran kebencian/SARA serta kasus yang diselesaikan secara restorative Justice. 

BANGKAPOS.COM - Kelompok Muslim Cyber Army memiliki armada yang cukup besar di media sosial.

Menurut Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol Fadil Imran, anggota kelompok ini mencapai ratusan ribu yang tergabung dalam MCA United.

Kelompok ini terdiri dari beberapa grup kecil lainnya.

//

Di media sosial, kata Fadil, cukup banyak juga akun yang menggunakan nama MCA.

MCA united merupakan grup terbuka, sehingga siapapun bisa bergabung ke dalamnya.

"Grup ini sebagai wadah untuk menampung unggahan dari anggota MCA yang upload berita, video, gambar, untuk disebarluaskan," kata Fadil.

Grup besar ini memiliki 20 admin dan moderator.

Salah satu anggotanya bernama Tara Arsih, sudah diciduk polisi.

Grup berikutnya adalah Sniper Team.

Fadil mengatakan, kelompok ini sifatnya tertutup dengan jumlah anggota terbatas, hanya 177 orang.

Halaman
1234
Editor: Evan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved