Terungkap, Ternyata Karena Alasan Mengerikan Ini Mia Khalifa Pensiun Sebagai Bintang Porno

Mantan bintang film porno Mia Khalifa mengungkapkan alasannya berhenti dari industri film dewasa yang membesarkan namanya

Terungkap, Ternyata Karena Alasan Mengerikan Ini Mia Khalifa Pensiun Sebagai Bintang Porno
Master Herald
mia khalifa 

BANGKAPOS.COM--Mantan bintang film porno Mia Khalifa mengungkapkan alasannya berhenti dari industri film dewasa yang membesarkan namanya.

Mia, perempuan berdarah Lebanon itu mengaku, alasannya pensiun adalah akibat ancaman pembunuhan dari ISIS.

Dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com, dia pindah ke Amerika Serikat bersama kedua orangtuanya saat baru berusia 10 tahun dan kini menetap di Miami, Florida.

Mia menjadi bintang terkenal di situs dewasa PornHub tetapi kemudian dikritik banyak warga Timur Tengah karena dianggap menjadi aib kawasan tersebut.

Sarjana sejarah itu mengatakan, tahun lalu dia mulai mendapatkan ancaman kematian dari ISIS dan itulah sebabnya dia memutuskan berhenti dari dunia film porno.

Setelah berhenti dari profesi lamanya, Mia kini menjadi pembawa acara olahraga.

"Semuanya mulai tak terkendali saat ancaman pembunuhan dari ISIS datang."

"Itulah alasan saya berhenti," kata perempuan berusia 25 tahun itu kepada harian Daily Star.

"Di saat saya mulai mendapatkan popularitas, saat itu juga saya mulai mendapatkan ancaman," tambah dia.

Selain menjadi host acara olahraga, Mia kini fokus memantapkan kemampuannya memasak dan berencana untuk menulis buku.

"Saya adalah seorang juru masak."

"Saya sudah memasak setidaknya sejak saya bisa berjalan," ujar Mia.

"Saya kini juga tengah dalam proses untuk menulis buku, yang menjabarkan kehidupan saya lewat resep masakan," lanjut dia. (Ervan Hardoko)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ancaman ISIS Bikin Mia Khalifa "Pensiun" dari Industri Film Porno"

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved