Pria Menanyakan Keperawanan Pasangannya, Pantaskah?

Ketika malam pertama, tidak ada noda darah. Mungkin bagi beberapa pria itu merupakan masalah besar.

Pria Menanyakan Keperawanan Pasangannya, Pantaskah?
Sakitkah Saat Kehilangan Keperawanan? 

BANGKAPOS.COM - Ketika malam pertama, tidak ada noda darah. Mungkin bagi beberapa pria itu merupakan masalah besar. 

Lalu apa yang harus dilakukan? Menanyakan keperawanan pasangan, pantaskah dilakukan? 

Seiring perkembangan teknologi informasi saat ini, tentunya sebagian besar masyarakat di Indonesia sudah mengetahui bahwa tidak adanya noda darah di malam pertama, belum tentu istri sudah tidak perawan

Karena selaput dara itu bisa saja robek akibat olahraga ataupun melakukan pekerjaan yang berat. Lalu, kecurigaan ini lebih baik ditanyakan atau tidak? 

Menurut Hoshael Waluyo Erlan, M. Psi., psikolog klinis di Jakarta, suami menanyakan keperawanan pasangannya sesudah menikah itu sebenarnya sudah terlambat. 

Seharusnya hal itu sudah diketahui sejak belum menikah. 

Namun jika itu benar-benar mengganggu pikiran suami, maka lebih baik ditanyakan. Tetapi pertanyaan jangan dilakukan terlalu lugas. 

Suami bisa memulainya dengan cara berbagi dan berdialog. Misalnya suami berbagi mengenai nilai-nilai yang dipegangnya mengenai keperawanan pasangannya. 

Mengingat salah satu krieteria pernikahan adalah adanya keterbukaan, maka Hoshael menyarankan untuk mulai terbuka dari perasaan diri sendiri sebelum bertanya. “Menurut saya sah saja jika bertanya,” jelas dia. 

Hanya saja suami harus ingat, jangan bertanya dengan sifat interogatif, tapi dengan berbagi. Ciptakan suasana yang nyaman dengan pasangan sebelum berdialog. 

Halaman
123
Editor: teddymalaka
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help