Soal Doa Bagi Para Pecandu Narkoba, Jawaban Ustadz Abdul Somad Ini Bikin Merinding

Abdul Soamd yang mengaku kerap diundang BNN untuk cemah dihadapan tahanan narkoba mengungkapkan jika hanya ada dua pilihan

Soal Doa Bagi Para Pecandu Narkoba, Jawaban Ustadz Abdul Somad Ini Bikin Merinding
DOK PRIBADI
Ustadz Abdul Somad 

BANGKAPOS.COM-- Akhir-akhir ini dunia hiburan tanah air dihebohkan dengan penangkapan sejumlah artis yang diduga terlibat dalam kasus narkoba.

Deretan nama-nama yang ditangkap pun bisa dibilang sebagai sosok yang tiap hari hilir mudik di televisi.

Sebut saja Fachri Albar, Roro Fitria dan yang terbaru penyanyi dangdut Cupi Cupita.

//

Banyaknya publik figur yang terseret kasus narkobna bisa jadi bukti maraknya peredaran barang haram itu di negara ini.

Tak mengherankan jika kasus narkoba juga sudah merembes ke daerah-daerah dan menyasar semua kalangan.

Kecemasan ini juga dirasakan banyak orang tua yang takut anaknya terjerat narkoba.

Salah seorang ja,maah Ustadz Abdul Somad sempat menanyakan kepada sang ustadz tentang doa penangkal dari narkoba.

"Adakah doa untuk pecandu narkoba?<" demikian pertanyaan jamaah ulama asal Riau ini.

Abdul Somad pun langsung mengambil handphon dari sakunya.

"Tak ada doanya, sekarang telepon BNN," katanya.

Abdul Soamd yang mengaku kerap diundang BNN untuk cemah dihadapan tahanan narkoba mengungkapkan jika hanya ada dua pilihan bagi pecandu yakni mati atau gila.

"narkoba itu tak ada obatnya. Pilihannya ahanya dua mati atau gila," katanya.

ia pun menyarankan kepada orangtua agar tak menyembunyikan jika ada anaknya yang terlibat narkoba.

"Tak usah malu, bawa ke pusat rehabitasi BNN," ujarnya.

Berikut ceramah UAS soal bahaya narkoba.

Kepala Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan, Kompol Vivick Tjangkung, mengungkapkan tiga jenis narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) yang menjadi "favorit" para artis.

Alhasil, kerap ditemukan dalam tindak pidana penyalahgunaan disalahgunakan oleh kalangan pesohor Indonesia.

"Dumolid, sabu dan ganja," kata Vivick usai deklarasi antinarkoba bersama artis, manajer dan produser di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis.

Menurut Vivick, tiga jenis narkoba itu digunakan untuk memperkuat stamina artis yang biasanya punya kegiatan segudang.

Para pesohor yang berada di bawah tekanan untuk tampil serba sempurna di hadapan publik, juga hidup dengan privasi terbatas, pun mencari ketenangan lewat barang-barang haram tersebut.

"Dumolid untuk relaks, akhirnya kecanduan, dan merasa tidak enak (saat tidak memakai) jadi pakai lagi," katanya.

Polres Jakarta Selatan termasuk sering menguak kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan pesohor, salah satunya Fachri Albar yang ditangkap belum lama ini.

"Karena lingkungan Jakarta Selatan adalah lingkungan kegiatan artis," kata dia, menambahkan itu salah satu alasan mengadakan deklarasi antinarkoba yang diikuti komunitas artis, manajer dan produser. 

Kepolisian Metro Jakarta Selatan berencana mendatangi lokasi syuting dan konser para artis.

Hal itu dilakukan untuk mengecek urin para artis apakah menggunakan narkoba atau tidak.

Polisi akan datang secara tiba tiba tanpa pemberitahuan.

"Suatu saat saya akan datang tiba tiba untuk melakukan tes urin kepada artis artis yang sedang melakukan kegiatan seninya," ujar Kompol Vivick Tjangkung seperti dikutip Tribunnews.com dari Grid.ID.

Saat ditemui usai menghadiri talkshow di salah satu stasiun televisi kawasan Tendean, Jakarta Selatan. Kamis (22/2/2018), Vivick mengatakan Kepolisian mempunyai hak dan wewenang melakukan hal tersebut jika ada kecurigaan dan laporan dari masyarakat.

"Untuk kami polisi NKRI punya hak untuk melakukan itu kalo ada kecurigaan dan laporan," lanjutnya.

Sebab pihaknya sudah geram dengan banyaknya pesohor tanah air yang terjerumus kedalam nakoba.

Publik mencatat sudah banyak artis artis ibukota yang harus mendekam di penjara akibat dari penyalahgunaan narkoba, mulai artis Jennifer Dunn Fachri Albar, Roro Fitria hingha Dhawiya tertangkap karena narkoba.(*)

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help