Sehari Rata-rata 75 Orang Buat Akte Kelahiran ke Dukcapil Pangkalpinang, Begini Prosesnya

Kalau dulu buat akte ini bisa seminggu sampai berbulan-bulan, kalau sekarang cukup tiga menit atau paling lama

Sehari Rata-rata 75 Orang Buat Akte Kelahiran ke Dukcapil Pangkalpinang, Begini Prosesnya
bangkapos.com/Agus Nuryadhyn
Armada Kepala Dinas Dukcapil Kota Pangkalpinang 

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Selain dipenuhi, warga yang akan merekam dan mencetak E-KTP, kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) kota Pangkalpinang, juga dipenuhi warga yang ingin membuat akte kelahiran.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Pangkalpinang Armada, mengatakan rata-rata tiap hari 75 orang membuat akte kelahiran. Selain akte kelahiran, sebagian juga mencetak akte perkawinan dan kematian.

" Memang tiap hari yang datang ke sini (Dukcapil-red) di dominasi oleh warga yang ingin membuat E-KTP. tapi ada juga yang membuat akta. Tiap hari rata-rata 75 orang. Ada yang membuat akte kelahiran, perkawinan dan kematian," kata Armada.

Membuat akte kelahiran identik memakan waktu. Mulai sepekan, hingga satu bulan akte kelahiran tersebut baru bisa diperoleh.

Namun, tidak sekarang dimana, pembuatan akte kelahiran paling lama memakan waktu setengah jam.

" Kalau dulu buat akte ini bisa seminggu sampai berbulan-bulan, kalau sekarang cukup tiga menit atau paling lama sekitar setengah jam sudah selesai," ujar Armada.

Armada mengatakan, saat ini pembuatan akte kelahiran jauh lebih mudah.

Tak membutuhkan waktu lama dan melampirkan surat pengantar dari RT, RW, Lurah dan Camat setempat.

Cukup membawa surat keterangan kelahiran dari dokter/bidan yang bersangkutan. Membawa bukti surat dan akte pernikahan. Selain itu, juga membawa Kartu Keluarga (KK)

"Kalau dulu kan harus ada pengantar dari RT/RW, lurah, camat. Untuk mendapatkan itu mungkin seminggu belum kelar. Jadi sekarang tinggal bawa surat keterangan dari bidan, surat nikah dan KK. Karena kan nanti KK nya misah," ujar Armada.(*)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help