Ini Pernyataan Korlantas Polri Soal Larangan Mendengar Musik dan Merokok Saat mengemudi

Mendengarkan musik atau radio masih boleh dilakukan sembari mengemudikan mobil.

Ini Pernyataan Korlantas Polri Soal Larangan Mendengar Musik dan Merokok Saat mengemudi
Ilustrasi Mengemudi Sambil Dengar Musik 

BANGKAPOS.COM--Mendengarkan musik atau radio masih boleh dilakukan sembari mengemudikan mobil.

Hal ini disampaikan Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Irjen Royke Lumowa menanggapi kontroversi soal interpretasi UU Lalu Lintas, bahwa mengemudi sambil mendengar musik atau merokok bisa dipidana.

Royke menyebut, yang tidak boleh yakni ‎menonton televisi ‎maupun video di dalam mobil.

“Sopir atau pengendara tidak boleh menonton tayangan televisi maupun video, karena berbahaya bagi keselamatan. Dengan menonton tayangan video, pengendara menjadi tidak fokus dan bisa berakibat fatal," kata jenderal bintang dua itu, Sabtu (3/3/2018).

Royke menjelaskan ‎mendengarkan radio dan musik tidak bertentangan dengan UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Lantas bagaimana untuk pengendara sepeda motor? Diketahui banyak pemotor yang sering mendengarkan lagu melalui headseat.

Baca: Begini 5 Fakta Menarik Timothy Weah, Anak Presiden yang Membela Paris Saint-Germain

Terkait hal tersebut, kata Royke, hal tersebut tidak menjadi masalah asalkan volume suara tidak mengganggu pendengaran dan pengendara motor masih bisa mendengarkan klakson dari pengendara lain dan sebagainya.

Lebih lanjut Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen M Iqbal menuturkan pihaknya hanya mengimbau pengendara tidak mendengarkan musik maupun merokok saat berkendara.

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menjelaskan memang sejauh ini belum ada pelarangan soal tidak boleh berkendara sambil mendengarkan musik maupun merokok.

Halaman
12
Editor: zulkodri
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved