Dikabarkan Sudah Musnah Akibat Pembunuhan Massal, Ini Hal Mengejutkan Tentang Suku Taino

Selama ini, neneknya selalu mengatakan bahwa budaya Taino masih ada hingga sekarang

Dikabarkan Sudah Musnah Akibat Pembunuhan Massal, Ini Hal Mengejutkan Tentang Suku Taino
Ist

BANGKAPOS.COM-- Saat Christopher Colombus sampai di Karibia pada abad ke-15, masyarakat adatnya –– yang dikenal dengan Taino –– sangat terkena dampaknya.

Sejarah kawasan ini sering dibagi menjadi dua oleh para sejarawan: yakni, pra dan pasca kedatangan Colombus.

Kombinasi penyakit, pembunuhan massal dan perbudakan, membunuh sekitar tiga juta orang dalam generasi tersebut.

Namun, studi terbaru menunjukkan bahwa genosida tidak menyebabkan kepunahan seperti yang selama ini diperkirakan.

Dipublikasikan pada jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, para ilmuwan menemukan DNA yang sama pada masyarakat kuno dan yang masih hidup sekarang di Karibia.

“Itu menunjukkan kisah nyata mengenai asimilasi, jadi tidak mengalami kepunahan total,” kata Jorge Estevez dari National Museum of the American Indian.

Bagi Estevez yang memeriksa penelitian ini, hasilnya sangat personal.

Selama ini, neneknya selalu mengatakan bahwa budaya Taino masih ada hingga sekarang.

Dan itu berhasil dibuktikan dengan adanya penelitian terbaru tersebut.

Mengulik ke belakang

Halaman
123
Editor: Iwan Satriawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help