Video

Video : Pelaku Penyebaran Foto Polos Pelajar Diamankan Polres Beltim

Seorang pria berinisial DI (30) warga Jalan Dusun Baru Tengah ditangkap anggota Polres Beltim lantaran menyebarkan foto polos seorang gadis remaja.

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG TIMUR - Seorang pria berinisial DI (30) warga Jalan Dusun Baru Tengah, Desa Baru, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Selasa (6/3/2018) ditangkap anggota Polres Beltim lantaran menyebarkan foto polos seorang gadis remaja.

Perempuan tersebut, merupakan salah satu SLTA di Kabupaten Belitung Timur yang masih duduk di kelas satu. Foto bugil tersebut, disebarkan oleh pelaku DI melalui media sosial massanger.

Akibat penyebaran konten pornografi itu, pemuda tersebut, langsung di ciduk oleh polisi.

Saat ini, pelaku yang keseharian nya sebagai nelayan tersebut sudah masuk Bui, dan diproses hukum oleh Satreskrim Polres Beltim.

"Pelakunya sudah kami amankan, dan sekarang sudah berada didalam sel tahanan. Pelaku sudah melakukan penyebaran foto dengan unsur pornografi," kata Kabag Ops Polres Belitung Kompol Rusnoto didampingi KBO Reskrim Polres Beltim Iptu Surono  kepada posbelitung.com, Selasa (6/3/2018).

Selain mengamankan tersangka, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa berupa tiga unit Handphone (HP) dan tiga buah Sim Card.

"Barang-barang tersebut digunakan pelaku, untuk menyebarkan foto - foto korban," ucapnya. 

Polisi menjerat pelaku dengan pasal berlapis, yaitu pasal 29 Jo pasal 4 ayat (1) undang - undang (UU) nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi, dan atau pasal 45 ayat (1) Jo pasal 27 ayat (1) UU nomor 19 tahun 2016 tentang ITE.

"Nah kalau untuk pasal 29, ancaman pidana penjara paling singkat 6 bulan dan paling lama 12 tahun, dan atau pidana denda paling sedikit Rp 250 juta dan paling banyak Rp 6 miliar," kata Rusnoto kepada posbelitung.co, Selasa (6/3/2018).

"Sedangkan buat pasal 44, ancaman pidana paling lama enam tahun dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar."

Polisi masih terus mendalami kasus tindak pidana pornografi tersebut, dan polisi telah mendapati enam orang saksi atas kasus tersebut.

"Saksi-saksi ini yang menerima foto bugil korban itu. Tapi mereka menerima melalui via whatsapp (WA)," ujarnya. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved