Siswa SLTP Jadi Kurir Narkoba, SD Merokok, ini Yang Dilakukan BNN Bangka

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka saat ini menemukan narkotika sudah menyasar kalangan pelajar.

Siswa SLTP Jadi Kurir Narkoba, SD Merokok, ini Yang Dilakukan BNN Bangka
Bangka Pos/Nurhayati
Staf BNN Kabupaten Bangka saat mengambil sampel urine untuk tes narkoba saat kegiatan pengembangan kapasitas pendidikan, Rabu (7/3/2018) di Novilla Boutique and Spa Sungailiat 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka saat ini menemukan narkotika sudah menyasar kalangan pelajar. Saat melakukan lidik di lapangan ada seorang pelajar tingkat SLTP yang menjadi kurir narkoba jenis ganja.

"Ada salah satu anak sekolah tingkat SLTP di Bangka ini sudah jadi kurir narkoba," ungkap Plt BNN Kabupaten Bangka Surita melalui Firdinandi selaku Pelaksana Berantas BNN Kabupaten Bangka kepada bangkapos.com, Rabu (7/3/2018) di BNN Kabupaten Bangka.

Bahkan yang lebih memprihatinkan, ada anak sekolah dasar di Kabupaten Bangka yang sudah bisa memodifikasi fiting lampu menjadi alat rokok elektrik seperti vape. Awalnya siswa SD tersebut melihat kakaknya menggunakan rokok elektrik terbuat dari fiting lampu.

"Bukan hanya di Bangka saja sudah banyak di grup wa BNN Babel itu ditemukan kasus seperti ini di Toboali ada, Pangkalpinang ada. Dia meracik alatnya itu dari fiting lampu ini bahannya tetap dari liquid cair itu. Ada salah satu bahan liquid cair itu mengandung DAC mengandung ganja," ungkap Firnandi.

Disayangkannya siswa tersebut juga mengajak teman-temannya siswa kelas V dan VI SD sama-sama menggunakan rokok elektrik dari fiting lampu tersebut.

Menurut Plt BNN Kabupaten Bangka Surita pihaknya langsung menindaklanjuti untuk mencegah para siswa tersebut kembali menggunakan rokok elektrik itu.

Pihaknya memberikan sosialisasi kepada para siswa tersebut mengenai bahayanya merokok apalagi terjerumus narkoba.

"Sekolah yang melapor ke kami, MakAnya mengira itu kesibukan di sekolah, guru melihat anak ini sudah bisa merokok. Mereka ini dikategorikan korban kira rangkul, kita kasih pengertian. Disini kita ada dokter, psikolog disitu kita kasih pencerahan," jelas Surita.

Dikatakan Firnandi kegiatan BNN ini melakukan kegiatan yang menyentuh masyarakat secara mandiri.

"Kita ingin menghadap bapak plt bupati mengajak kerjasama terutama anaknya itu TK, SD dan SMP tujuannya itu guna pencegahan sejak usia dini setelah mereka besar nanti tamat SMA tidak mengenal yang namanya narkoba," harap Firnandi.

Penulis: nurhayati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved