Anggota DPRD Pangkalpinang ini Berikan Solusi terkait Kerasukan Massal SMPN 4

Proses belajar dan mengajar di SMPN 4 Pangkalpinang terganggu, akibat kesurupan yang dialami sejumlah siswa di sekolah tersebut

Anggota DPRD Pangkalpinang ini Berikan Solusi terkait Kerasukan Massal SMPN 4
Bangka Pos / Anthoni
Peristiwa Kesurupan di Sekolah SMPN 4 Pangkalpinang 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Alza Munzi

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Proses belajar dan mengajar di SMPN 4 Pangkalpinang terganggu, akibat kesurupan yang dialami sejumlah siswa di sekolah tersebut.

Kejadian itu berlangsung setiap hari, dengan jumlah siswa mengalami kesurupan berbeda-beda, mulai dari dua sampai puluhan orang.

Pada Rabu (7/3/2018) puluhan siswa menjerit dan berteriak histeris. Meski berusaha ditenangkan siswa lain dan para guru, tak membuat suasana menjadi terkendali.

Anggota DPRD Pangkalpinang Ahmad Amir berusaha memberikan solusi untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut.

"Di dalam agama Islam yang saya yakini, jelas ada makhluk selain manusia yakni jin. Jika mereka mengganggu, kita bersihkan tempat itu dengan cara yang sesuai syar'i. Insya Allah saya akan mengundang sejumlah guru kita dan ustaz untuk membantu," kata anggota dewan dari PDI Perjuangan ini.

Amir yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) Pangkalbalam dan Gabek mengaku prihatin atas kejadian tersebut.

Ketua Komisi II DPRD Pangkalpinang Ahmad Amir.
Ketua Komisi II DPRD Pangkalpinang Ahmad Amir. (Bangka Pos / Alza Munzi)

Apalagi rumahnya tak jauh dari SMPN 4 Pangkalpinang di Kelurahan Ampui.

Sebagai tetangga sekolah, dia merasa terpanggil untuk membantu siswa dan para guru di sekolah tersebut.

"Saya dengar setiap hari ada yang kena (kesurupan). Kita tidak usah berpikir yang macam-macam dulu. Sambil berdoa kepada Allah, kita melakukan ikhtiar dengan cara yang diajarkan di dalam agama," ujar Amir.

Halaman
12
Penulis: Alza Munzi
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help