Polri Sampaikan Klarifikasi soal Larangan Mendengar Musik dan Merokok Saat Berkendara

Mendengarkan musik, dan merokok saat berkendara tidak dilarang selama tidak mengganggu konsentrasi pengendara atau pihak lainnya.

Polri Sampaikan Klarifikasi soal Larangan Mendengar Musik dan Merokok Saat Berkendara
static.news.lewatmana.com
Ilustrasi 

Baca: Ini Penjelasan Korlantas Soal Larangan Dengarkan Musik Saat Naik Kendaraan

"Yang tidak boleh, sambil nyetir di situ ada GPS diotak-atik, naik motor main handphone. Di undang-undang tidak melarang merokok, kalau dia lepas tangan satu naik motor itu enggak boleh, harus tangan dua," ujar dia.

Royke menyarankan agar penggunaan GPS telah diatur sejak awal keberangkatan. Apabila ingin mengatur ulang GPS, pengendara diharuskan menepi ke bahu jalan atau berhenti di rest area.

Royke juga menjelaskan, mendengarkan musik dalam berkendara juga diperbolehkan. Namun demikian, Royke meminta agar para pengendara tidak mendengarkan lagu dalam volume besar yang dapat mengganggu konsentrasi pengendara, bahkan mengganggu ketertiban umum.

"Tengah malam lewat di perumahan angkot-angkot keras sekali setel musik. Itu enggak boleh. Walaupun pakai handsfree kalau terlalu keras, mengganggu fokus pengendara atau pendengaran klakson dari pihak lain," ucapnya. (Dylan Aprialdo Rachman)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Klarifikasi Polri soal Larangan Merokok dan Mendengarkan Musik Saat Mengemudi"

//
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help