Semalaman Melaut, Yanto Berhasil Pancing 20 Kg Torak

Menggunakan sebuah perahu ukuran panjang tujuh meter dan lebar 120 Cm, Yanto sendirian melaut

Semalaman Melaut, Yanto Berhasil Pancing 20 Kg Torak
Bangkapos/Fery Laskari
Yanto (44), Warga Belinyu spesialis nelayan pancing cumi atau torak. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA--  Perairan Belinyu masih menyimpan sejumlah kekayaan laut.

Tak heran jika nelayan mengantungkan hidup pada hasil tangkap.

Seperti dilakoni Yanto (44), nelayan yang berdomisili di Jl Yos Sudarso Belinyu Bangka.

"Saya ini nelayan pancing torak (cumi). Kalau lagi beruntung dalam semalam bisa mancing dapat torak sampai 20 Kg. Dan hasil tangkap dijual Rp 50 Ribu perkg, " kata Yanto, Kamis (8/3/2018) seraya mengaku berpenghasilan Rp 1 Juta dalam semalam, jika sedang beruntung.

Menggunakan sebuah perahu ukuran panjang tujuh meter dan lebar 120 Cm, Yanto sendirian melaut.

Dia berangkat dari Pelabuhan Batu Dinding Belinyu menuju arah Pulau Lampu atau perairan  timur dan utara Belinyu.

"Tergantung musim. Kalau lagi musim torak, lumayan hasilnya," katanya.

Alat yang digunakan Yanto berupa pancing umpan mainan. Umpan mainan yang biasa mereka sebut apolo ketika diceburkan dalam air malam hari, akan berwana hijau berkilauan.

Umpan inilah yang kemudian disambarar cumi atau torak. Saat musim torak tiba, Yanto kewalahan menarik senar pancingnya.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help