Tunggu Istri Pergi ke Kebun, Pria ini Lakukan Perbuatan Tak Senonoh Pada Adik Ipar

Entah setan apa yang merasuki Habibi (28), warga Desa Pulau Panggung sampai nekat merudapaksa DN keponakannya sendiri.

Tunggu Istri Pergi ke Kebun, Pria ini Lakukan Perbuatan Tak Senonoh Pada Adik Ipar
Youtube
ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Entah setan apa yang merasuki Habibi (28), warga Desa Pulau Panggung,

Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas (Mura) sampai nekat merudapaksa DN (16) yang tak lain keponakannya sendiri.

//

Akibat ulah Habibi DN mengalami trauma mendalam dan harus diungsikan kerumah kerabatnya di Rt 01, Kelurahan Air Teman, Kecamatan Lubuklinggau Selatan 1, kota Lubuklinggau.

Istri Pergi Ke Kebun, Pria di Musirawas Ini Tak Tahu Diri Malah Setubuhi Adik Iparnya Sendiri
Istri Pergi Ke Kebun, Pria di Musirawas Ini Tak Tahu Diri Malah Setubuhi Adik Iparnya Sendiri (tribunsumsel.com/Eko Hepronis)
//

Kasus pemerkosaan itu pertama kali terjadi diduga pada bulan Nopember 2017 lalu sekira pukul 09.00 WIB saat rumah Habibi dalam keadaan kosong.

Habibi yang sudah merencanakan ingin melampiaskan Nafsu bejatnya membujuk DN untuk bersetubuh layaknya hubungan suami istri, namun ajakan Habibi ditolak oleh DN.

Merasa Nafsu bejatnya tak dituruti Habibi pun mengancam akan membunuh DN bila nafsunya tak dituruti,

akibat ancaman itu DN pun hanya bisa pasrah dan menuruti keinginan kakak iparnya itu.

Rupanya aksi pertama Habibi membuatnya ketagihan, sehingga setiap kali istrinya berangkat ke ladang menyadap karet,  Habibi pun melampiaskan nafsu bejatnya.

Namun pada bulan Desember 2017 lalu istri Habibi pun curiga dan menyelamatkan adik kandungnya ke Lubuklinggau untuk dititipkan kepada keluarganya.

Hanya saja meskipun sudah curiga, kaka perempuan DN belum melaporkan kejadian itu karena menunggu bapak ayah kandung mereka datang dari perantauan provinsi Jambi.

Pada Selasa (6/3/2018) kemarin ayah kandung DN pulang ke Lubuklinggau.

DN pun menceritakan peristiwa tersebut kepada ayahnya.

Selanjutnya ayah kandungnya langsung shock dan kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Muara Kelingi untuk menuntut Habibi diproses secara hukum.

Kapolres Mura AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Muara Kelingi AKP Hendri mengatakan atas laporan itu anggota Polsek pun melakukan penangkapan di rumahnya di Dusun VI Desa Pulau Panggung, Kecamatan Muara Kelingi, Rabu (07/3/2018) kemarin sekira pukul 19.00 WIB.

"Namun sewaktu penangkapan Habibi berusaha melakukan perlawananan dan berusaha melarikan diri serta merebut senjata petugas," ungkap Hendri, Kamis (8/3/2018).

Sehingga petugas melakukan peringatan tembakan ke udara sebanyak tiga kali, namun Habibi tidak menghiraukannya dan petugas memberikan tindakan refrensif ke arahnya

"Usai dilumpuhkan Habibi langsung dibawa ke Puskesmas untuk mendapat perawatan medis dan selanjutnya pelaku diamankan Kepolsek Muara Kelingi untuk dilakukan proses penyidikan untuk menjamin kepastian hukum," ungkapnya.

Editor: Evan
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved