Hindari dan Cegah Kanker Serviks Dengan Cara Ini

Kanker serviks bisa dicegah melalui vaksinasi HPV bagi perempuan yang belum menikah.

Hindari dan Cegah Kanker Serviks Dengan Cara Ini
Ira Kurniati
Dokter umum RSUD Depati hamzah Pangkalpinang, dr Teresia Chandra 

Laporan wartawan Bangkapos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM,BANGKA- Kanker serviks bisa dicegah melalui vaksinasi HPV bagi perempuan yang belum menikah.

Namun bagi perempuan yang sudah menikah pun diperbolehkan melakukan vaksinasi asal belum terinfeksi salah satu virus ditubuhnya.

Dokter umum RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang, dr Teresia Chandra mengatakan untuk mencegah kanker serviks pada perempuan yaitu dengan melakukan vaksin dan menghindari faktor-faktor resiko kanker serviks.

"Kanker serviks faktor resikonya yaitu berhubungan seksual terlalu dini, punya anak terlalu banyak, ataupun jarak memiliki anak itu terlalu jauh. Kemudian meminum obat-obatan hormonal dalam jangka waktu lama tapi tidak melakukan kontrol kedokter." jelas Teresia, Jumat (9/3).

Ia pun menambahkan, pap smear atau tes pemeriksaan sel-sel pada leher rahim dan vagina juga bisa dilakukan.

Bagi perempuan usia muda pap smear dilakukan lima tahun sekali. Namun untuk tes ini biaya yang dikeluarkan cukup mahal.

Selain itu pengecekan juga bisa menggunakan iva tes, yang bisa dilakukan di puskesmas. Iva tes berupa pemberian zat asam diarea leher rahim.

Kanker serviks disebabkan oleh virus HPV. Kanker ini menyerang perempuan rata-rata berumur 40 tahun, namun tidak menutup kemungkinan usia dibawah tersebut juga bisa mengidap kanker leher rahim.

"Kalau tidak diterapi dengan baik akan menyebar ke area rahim dan pindah ke organ lain. Untuk itu jika terdeteksi kanker masih dini atau awal maka segera konsultasikan ke dokter, atau bisa menggunakan cara pemotongan histerektomi. Namun dengan resiko ingin memiliki anak kemungkinan tidak bisa." terangnya.

Kanker serviks bisa menyebabkan kematian. Namun jika disebabkan dengan masalah lain.

Seperti ketika masa pengobatan nafsu makannya menurun disertai keluhan mual dan muntah. Ataupun anemia karena pendarahan pada saluran reproduksi.(*)

Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved