Home »

News

Karena Hal Ini, Pasukan Tank Belanda Takut pada Sri Sultan Hamengkubuwono IX

Setiap raja yang bertakhta di Keraton Yogyakarta konon selalu memiliki linuwih (kelebihan) dan kadang sering mengetahui apa yang akan terjadi

Karena Hal Ini, Pasukan Tank Belanda Takut pada Sri Sultan Hamengkubuwono IX
Sri Sultan Hamengkubuwana IX bersama Bung Karno 

Tapi ketika komandan pasukan itu berada di hadapan Sultan HB IX, nyalinya ternyata langsung menciut.

Dalam pertemuan antara pimpinan pasukan tank Belanda dan Sultan HB IX, Raja Yogyakarta yang sangat fasih berbahasa Belanda itu segera menang wibawa dan langsung bisa menguasai keadaan.

Sultan lebih unggul karena bukan kesaktiannya, melaikan adanya suatu kebiasaan lama yang telah berakar di negeri Belanda.

Sultan yang pernah belajar di Universitas Leiden, Belanda, ternyata memiliki posisi lebih unggul karena kampus tersebut merupakan kampus tertua.

Oleh karena itu alumni atau mahasiswa universitas lain seperti Delft tidak mungkin berbicara sembarangan.

Tradisi yang mendarah mendaging pada komandan pasukan Belanda itulah yang membuat dia merasa segan dan berbicara penuh hormat ke Sultan HB IX.

Baca: Menguak Cerita Cinta Satu Malam Dalam Deru Balap Motor Liar

Tidak hanya itu, komandan pasukan tank Belanda itu juga tidak berani menuduh Sultan HB IX yang dicurigai telah membantu para gerilyawan RI dan berhasil melancarkan Serangan Umum.

Komandan pasukan tank Belanda akhirnya memilih undur diri dari keraton diikuti barisan tank anak buahnya yang hampir semuanya merasa keheranan.

Mereka merasa bingung kenapa pasukan lapis baja bisa sampai “dipukul mundur” oleh seorang raja hanya karena berbicara seperlunya dan tanpa ada ketegangan sama sekali.(*)

Editor: zulkodri
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help