Kisah Viral, Rayyan Bocah SD Akhirnya Berpisah dengan Ibunda Tercinta Selamanya

Rayyan yang masih duduk di bangku kelas III sekolah dasar itu menghabiskan waktu untuk merawat ibunya di RSUD Tidar Kota Magelang.

Kisah Viral, Rayyan Bocah SD Akhirnya Berpisah dengan Ibunda Tercinta Selamanya
KOMPAS.com/Ika Fitriana
Prosesi pemakaman Ani, ibunda Al Rayyan Dzikri Nugraha (10), di pemakaman umum Dusun Gedongan, Desa Blondo, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Kamis (8/3/2018). 

Baca: Pesta Nikah Mewah 5 Pasangan Artis, Hadiah Mertua Hingga Ada yang Digosipkan Dibiayai Pemkot

Setelah kisah itu viral, banyak warganet dan orang yang bersimpati kepada Rayyan. Bantuan terus berdatangan. Aipda Donny dan Rayyan juga beberapa kali terbang ke Jakarta untuk menjadi narasumber talkshow di stasiun televisi nasional.

Bahkan, artis dan model Nikita Mirzani berniat akan mengajak Al Rayyan berangkat umrah ke Mekkah pada awal April 2018.

"Insya Allah Rayyan jadi umrah diajak Mbak Niki. Berangkat April 2018. Keluarga Rayyan sudah mengizinkan Rayyan berangkat," ucap Donny.

Adapun almarhumah Ani dimakamkan sekitar pukul 16.00 WIB di pemakaman umum Dusun Gedongan, Desa Blondo, Kabupaten Magelang.

Kisah Rayyan, Bocah SD yang Rawat Ibunya di RS Seorang Diri

Beberapa hari terakhir warganet dibuat haru oleh sebuah foto bocah laki-laki yang sedang menunggu sang ibu berbaring sakit.

Sudah berhari-hari bocah itu merawat ibunya sendirian, tanpa alas tidur, tanpa makanan, tanpa sanak keluarga lainnya.

Al Rayyan Dziki Nugraha (10), nama bocah tersebut. Dia sedang menunggu ibunya, Ani, yang menderita gagal ginjal di RSUD Tidar Kota Magelang, Jawa Tengah, sejak sembilan hari lalu.

Rayyan (10), menunggu Ibunya, Ani, yang sakit gagal ginjal di RSUD Tidar Kota Magelang, Jawa Tengah, Jumat (16/2/2018).(KOMPAS.com/Ika Fitriana )
Rayyan (10), menunggu Ibunya, Ani, yang sakit gagal ginjal di RSUD Tidar Kota Magelang, Jawa Tengah, Jumat (16/2/2018).(KOMPAS.com/Ika Fitriana ) ()

Rayyan seorang diri merawat ibu tercintanya itu, mulai dari menyuapi makanan, membantu duduk, mengganti pakaian, hingga menuntun ibu ke kamar mandi. Kondisi tersebut praktis membuat Rayyan tak bisa sekolah, apalagi bermain seperti teman-teman sebaya lainnya.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help