Leisure Bangka Belitung

Nasi Bakar Rumah Makan Pondok Ratu Prioritaskan Rasa dan Kualitas

Rumah makan pondok ratu yang terletak di samping terminal girimaya Pangkalpinang menawarkan menu baru berupa varian nasi bakar

Nasi Bakar Rumah Makan Pondok Ratu Prioritaskan Rasa dan Kualitas
Bangka Pos/Putrie Agusti Saleha
Nasi bakar cumi woku 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Putrie Agusti Saleha

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Jumat (09/03/2018) siang matahari bersinar terik-teriknya seakan-akan menyerap energi dan tenaga dalam tubuh. Waktu makan siang pun sudah tiba, membuat perut memanggil-manggil minta di isi.

Rumah makan pondok ratu yang terletak di samping terminal girimaya Pangkalpinang menawarkan menu baru berupa varian nasi bakar.

Menurut pengakuan dari Angel sang pemilik rumah makan ini yang membuat nasi bakarnya berbeda ialah ia lebih memprioritaskan rasa dan kualitas hidangannya.

Pegawai RM. Pondok Ratu dengan Menu Nasi bakar teri petai Manado
Pegawai RM. Pondok Ratu dengan Menu Nasi bakar teri petai Manado (Bangka Pos/Putrie Agusti Saleha)

Selain itu, campuran lauk yang dihidangkan bersamaan dengan nasi bakarnya adalah masakan khas Manado.

"Saya memilih bahan-bahan yang berkualitas bagus agar kualitasnya tetap terjaga kemudian kokinya pun saya datangkan langsung dari Manado agar cita rasanya pun benar-benar sama dengan aslinya" Ujar Angel.

Hal yang menjadi inspirasi untuk membuka usaha rumah makan ini adalah karena hobinya yang hobi makan.

"Kebetulan saya ini hobi makan, terutama makanan pedas, kayaknya asyik juga kalau saya buka rumah makan dan kebetulan mertua saya juga sebelumnya sudah punya usaha ini juga jadi lebih baik saya lanjutkan saja usaha mertua saya." Cerita perempuan keturunan Tionghoa ini.

Selanjutnya untuk varian nasi bakar sendiri ada berbagai pilihan seperti nasi bakar Ayam woku, Ikan cakalang cah rabe, Daging sapi garo rica, Cumi woku dan teri pete manado.

Nasi bakar ayam woku
Nasi bakar ayam woku (Bangka Pos/Putrie Agusti Saleha)

"Kami menyediakan beberapa varian nasi bakar, kemudian untuk nasi bakar ini kami sajikan dengan rasa pedas khas Manado. Tapi, untuk yang tidak suka masakan pedas bisa kami sesuaikan, dan untuk yang suka pedas pun bisa kami tambahkan cabenya" tutur Angel.

Nasi bakar yang proses pembakarannya masih dengan cara tradisional ini menyebarkan wangi khas kemangi dan wangi khas daun pisang yang membuat nasinya terasa sedap dan harum.

Sensasi pedas dari olahan lauk pauk yang dibakar bersamaan dengan nasi bakarnya pun semakin lengkap apabila dipadukan dengan sambal dabu-dabu khas Manado yang menambah sensasi kesegaran dalam setiap suapan.

"Beberapa pelanggan kami yang sudah mencoba menu baru kami ini memberikan respon yang positif dan kami pun menerima pesanan baik dalam partai besar maupun kecil. Biasanya yang suka pesan ke kita itu untuk acara pernikahan, kantor-kantor dan ibu-ibu arisan." Imbuhnya.

Harga yang ditawarkan pun sangat bersahabat yakni mulai dari 20.000an saja sudah bisa menikmati sepiring nasi bakar dengan sentuhan khas Manado di rumah makan Pondok Ratu.

Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help