Penyebar Hoaks Mengaku Hanya Mencari Makan, Begini Caranya Meraup Uang

Kegiatannya menyebarkan hoaks, mulai dari isu kebangkitan PKI, penganiayaan ulama, serta fitnah kepada sejumlah tokoh.

Penyebar Hoaks Mengaku Hanya Mencari Makan, Begini Caranya Meraup Uang
Intisari
llustrasi 

Baca: Kisah Viral, Rayyan Bocah SD Akhirnya Berpisah dengan Ibunda Tercinta Selamanya

Ia masih melakukan pengembangan lantaran BK baru ditangkap pada Rabu (8/3/2018) tengah malam.

"Kasus ini berbeda dengan kasus sebelumnya ya (Saracen dan Muslim Cyber Army) yang bekerja berkelompok dan saling berhubungan. Khusus tersangka BK ini, sementara dari hasil penyelidikan kami, bekerja seorang diri," ujar Irwan.

Berdasarkan penggalian oleh penyidik, motif pelaku ideologis dan ekonomis.

"Awalnya motifnya ideologis. Pelaku yang merupakan minoritas ini merasa sakit hati karena di negara ini banyak pemberitaan yang mendiskreditkan agama yang pelaku anut," ujar Irwan.

Setelah itu, pelaku mulai menyebarkan hoaks dan fitnah di media sosial. Dia memiliki blog yang dibuat sama dengan sejumlah media massa mainstream.

Misalnya, Media Indonesia, Detik.com, dan Tempo. Namun, konten pemberitaan pada blog itu seluruhnya negatif.

Baca: KPK Segera Umumkan Peserta Pilkada 2018 yang Bakal Menjadi Tersangka

Pelaku kemudian mengunggah blog ke Facebook. Ia meng-hack akun Facebook orang lain dan mengunggah konten negatif di sana.

Konten hoaks yang diunggah antara lain isu kebangkita PKI, penganiayaan ulama, dan penghinaan serta fitnah tokoh tertentu dan pejabat negara.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved