Sambaran Petir Tewaskan Tiga Orang Penambang di Bateng, Jangan Lakukan Ini Saat Ada Petir

Wilayah provinsi Kepulauan Bangka Belitung dikenal sebagai daerah yang rawan dengan petir. Sudah berulang kali terjadi sambaran

Sambaran Petir Tewaskan Tiga Orang Penambang di Bateng, Jangan Lakukan Ini Saat Ada Petir
net
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM--Wilayah provinsi Kepulauan Bangka Belitung dikenal sebagai daerah yang rawan dengan petir.

Sudah berulang kali terjadi sambaran petir menelan korban jiwa. 

Seperti yang terjadi baru-baru ini di wilayah Kabupaten Bangka Tengah.

Korban sambaran petir terjadi di lokasi tambang Inkonvensional di Memban 12 Desa Penyak Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (8/3/2018) pukul 15.00 WIB.

Korban meninggal dunia tersambar petir di lokasi tambang inkonvensional di Membam 12 Desa Penyak Kecamatan Koba,Kabupaten Bangka Tengah , Kamis (8/3/2018)
Korban meninggal dunia tersambar petir di lokasi tambang inkonvensional di Membam 12 Desa Penyak Kecamatan Koba,Kabupaten Bangka Tengah , Kamis (8/3/2018) (Ist)

Akibat sambaran petir satu korban meninggal dunia bernama Belly (21) warga memban 10 Desa Terentang, ia tewas tersambar petir ketika sedang bekerja tambang TI.

Sebelumnya pada awal bulan Maret lalu, empat pekerja TI rajuk di areal Bemban eks KK PT Kobatin Desa Nibung, Kecamatan Koba, Bangka Tengah  tersambar petir, pada Rabu (1/3/2018) siang.

Yang menjadi korban dalam kejadian itu Jono (46) pekerja Tambang, warga Desa Serdang, Kecamatan Simpang Rimba, yang merupakan pemilik tambang dan Suryanto (38) pekerjaan warga tambang warga Desa Perlang Kecamatan Lubuk Besar, keduanya meninggal dunia.

Proses evakuasi yang dilakukan Polres Bateng terhadap korban tersambar petir di areal Bemban eks KK PT Kobatin, Rabu (1/3/2018)
Proses evakuasi yang dilakukan Polres Bateng terhadap korban tersambar petir di areal Bemban eks KK PT Kobatin, Rabu (1/3/2018) (Ist)

Satu korban yang berhasil selamat dari sambaran petir bernama Agung (17) warga desa Serdang Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Basel.

Sementara satu korban yang masih hilang yakni Maskun (40) pekerjaan tambang warga Kecamatan Lubuk Besar Bangka Tangah tenggelam di kolong dan masih dalam proses pencarian pihak tim gabungan.

Dikutip dari bobo.grid.id Petir merupakan cahaya kilat menyilaukan yang muncul di langit ketika musim hujan.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help