Konsumen Kecanduan Rokok Tuntut 1 Triliun, Ini Tanggapan Manajemen Djarum dan Gudang Garam

Pihak PT Djarum Tbk dan PT Gudang Garam Tbk mengaku belum mendapatkan somasi yang dilayangkan Rohayani

Konsumen Kecanduan Rokok Tuntut 1 Triliun, Ini Tanggapan Manajemen Djarum dan Gudang Garam
Kontan
Ilustrasi 

Todung mengaku telah mengirim somasi pada 19 Februari lalu. Namun diakuinya, ia baru menerima laporan bahwa somasi telah diterima kedua perusahaan tersebut pada awal Maret.

Dalam tuntutannya, Todung dan Azas meminta kedua perusahaan mengganti kerugian yang diderita Rohayani.

Baca: Ini Pesan Menpora buat Egy Maulana Vikri yang Telah Bertolak ke Eropa

Gudang Garam diminta membayar Rp 178.074.000 sebagai ganti rugi uang yang dihabiskan Rohayani untuk membeli produk Gudang Garam, dan santunan senilai Rp 500 miliar.

Sementara PT Djarum diminta membayar Rp 293.068.000 sebagai ganti rugi, ditambah santunan senilai Rp 500 miliar.

Selain itu, ada satu alokasi lagi yang dituntut kepada dua perusahaan tersebut sebagai biaya perawatan kesehatan Rohayani. "Untuk biaya kesehatan nanti masih akan kita hitung terlebih dahulu," kata Todung dalam kesempatan yang sama.

Tigor mengatakan, pihaknya akan menunggu selama tujuh hari untuk menunggu kedua perusahaan tersebut menunaikan somasi yang dilayangkan. "Jika tak dilaksanakan, ada kemungkinan kita akan membawanya ke ranah hukum," kata dia. (Anggar Septiadi)

Berita ini sudah tayang di Kontan.co.id dengan judul "Djarum dan Gudang Garam mengaku belum mengetahui perihal somasi dari konsumen"

//
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved