Terungkap Alasan Egy Maulana Vikri Memilih Klub Lechia Gdansk, Hari Ini Akan Diperkenalkan ke Publik

Egy Maulana Vikri memilih Lechia Gdansk karena mendapatkan jaminan untuk bermain di tim utama, tidak seperti kesebelasan lain peminatnya.

Terungkap Alasan Egy Maulana Vikri Memilih Klub Lechia Gdansk, Hari Ini Akan Diperkenalkan ke Publik
Pandit Football
Egy Maulana Vikri 

BANGKAPOS.COM, GDANKS - Egy Maulana Vikri, sang bintang timnas Indonesia U-19 akhirnya terbang ke Eropa untuk mengembangkan karir sepak bolanya.

Klub di negara mana yang akan Egy masuki? Sejumlah pemburu berita hanya mendapatkan informasi negara yang ditujunya, yakni Polandia.

Seperti ramai diberitakan sejumlah media daring, pemain berusia 17 tahun asal Medan tersebut bertolak dari Indonesia ke Eropa pada Jumat (9/3/2018) pagi.

//

Baca: Egy Maulana Vikri Pilih Bergabung ke Klub Lechia Gdansk yang Terancam Degradasi

//

Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI), Raden Isnanta membenarkan kepergian Egy tersebut.

"Tujuan utamanya ke Polandia. Tapi ada kemungkinan pindah atau transit ke Perancis, semua belum final," katanya.

Sementara, menurut penelusuran Tribun Jabar, nama Egy Maulana Vikri yang bersebelahan dengan bendera Merah Putih dan nomor punggung 77 sudah terlihat di susunan pemain Klub Lechia Gdansk.

Egy Maulana Vikri di Klub Lechia Gdansk
Egy Maulana Vikri di Klub Lechia Gdansk (wikipedia.org)

Meski belum ada fotonya dan baru ramai diberitakan hari ini berangkat ke Eropa, di klub yang berkompetisi di divisi teratas Polandia, Ekstraklasa, itu Egy seperti dilansir dari laman wikipedia.org, sudah tercatat sejak 12 Januari 2018.

Kini, Egy sudah terbang menuju Polandia dengan tujuan seperti yang dilansir Tribun Jabar dari panditfootball.com, untuk menyelesaikan proses transfernya.

Egy Maulana Vikri
Egy Maulana Vikri (Pandit Football)

Disebutkan pula, rencananya, Sabtu (10/3) ini, pihak Gdansk akan meresmikan perekrutan Egy.

Egy memilih Gdansk karena mendapatkan jaminan untuk bermain di tim utama, tidak seperti kesebelasan lain peminatnya.

Untuk diketahui, Lechia Gdansk juga berkompetisi di divisi teratas Polandia, Ekstraklasa.

Baca: Menpora Imam Nahrawi Ucapkan Selamat Egy Maulana Vikri Bergabung Klub Polandia

Namun sayangnya tersiar kabar saat ini Gdansk terancam terdegradasi ke divisi dua Polandia karena sedang menempati posisi 12 klasemen (pekan ke-26).

Di Ekstraklasa, delapan tim terbawah (peringkat 9-16) akan menentukan tim degradasi melalui babak kualifikasi; begitu juga peringkat 1-8 yang menentukan juara lewat babak kualifikasi setelah musim liga berakhir.

Gdansk yang berdiri sejak 1945, bukan kesebelasan sukses di Polandia.

Hingga saat ini tak sekalipun Gdansk menjuarai divisi teratas Polandia.

Baca: Nasib Pilu Vokalis Grup Band yang Dulu Ngetop Kini Kena Stroke dan Digugat Cerai Istri

Cukup wajar mengingat Gdansk baru kembali promosi ke divisi teratas pada 2008.

Walaupun begitu musim lalu Gdansk menempati posisi keempat klasemen, nyaris meraih prestasi terbaik tim sepanjang sejarah yakni posisi 3 (1956).

Untuk bermain sebagai pemain inti sendiri tidak akan mudah bagi Egy.

Salah satu pemain yang akan menjadi pesaingnya adalah mantan pemain Juventus asal Serbia, Milos Krasic.

Baca: Mobil Mewah Hotman Paris Ringsek Kecelakaan Konvoi Lamborghini

Selain itu ada juga pemain muda yang akan menjadi pesaingnya seperti Romario Balde (direkrut dari Benfica B) dan Joao Olivieira (pinjam dari Luzern).

Marco dan Flavio Paixao (33 tahun) juga tak tergantikan di mana Marco telah mencetak 16 gol dari 25 pertandingan.

Bagi Gdansk, Egy bukan Asia pertama yang pernah direkrut. Sebelumnya ada Tsubasa Nishi (2014-2016) dan Daisuke Matsui (2013).

Walaupun begitu ia akan menjadi pemain Asia Tenggara pertama di kesebelasan yang bermarkas di Stadion Energa Gdansk tersebut.

Sementara bagi Egy, ia akan menjadi pemain Indonesia pertama yang bermain di Polandia.

Komentar Menpora

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meminta kepada pemain muda Egy Maulana Vikri, yang dikabarkan telah bertolak ke Eropa, membuktikan diri layak bermain di salah satu klub di sana.

"Dia harus tampil beda di sana. Egy juga harus membuktikan jika memang layak untuk bermain di Eropa," kata Menpora Imam Nahrawi seprti dilansir Tribun Jabar dari Tribunnews.com, di Jakarta, Jumat (9/3/2018), saat dimintai komentar soal keberangkatan Egy Maulana ke Eropa.

Baca: Sonia Fergina Citra Tak Cuma Cantik, Ini 5 Fakta tentang Putri Indonesia 2018 Asal Bangka Belitung

Pemain timnas U-19 asal Medan, Sumaterta Utara  itu, hari ini dikabarkan sudah bertolak menuju Eropa. Hal tersebut diketahui dari unggahannya di Insta Story Instagram pada Jumat pagi. 

Hanya, negara yang dituju belum terpublikasi dengan detail.

Bahkan, Menpora pun belum mau membocorkan negara mana yang dituju oleh mantan anak asuh Indra Sjafri.

Selama ini dua klub di negara tersebut yang dikabarkan serius menggunakan jasanya yaitu Legia Warsama atau St Etienne Prancis. Sebelumnya dikabarkan ada tujub klub Eropa yang berminat terhadap Egy.

Menurut Imam, Egy mempunyai banyak modal selain kemampuannya dalam bermain sepak bola yaitu kemampuan berbahasa hingga emosi sebagai pemain bola. Bahkan, ia menilai Egy melampaui umurnya.

"Saya rasa dia bisa bermain di klub yang dicita-citakan. Apalagi dia mempunyai modal besar," kata pria kelahiran Bangkalan, Madura itu.

Orang nomor satu di Kemenpora itu mengaku hingga saat ini terus memantau perkembangan Egy Maulana Vikri.

Menpora juga terus menunggu laporan dari manajemen yang selama ini mendampingi pemain yang mendapatkan julukan Messi dari Indonesia itu.

"Mungkin setelah sampai di Eropa nanti hasilnya dilaporkan ke saya karena mestinya saya juga diundang," kata Menpora sambil tersenyum.

Baca: Kabar Perpecahan Merebak, Saingan Neymar Ingin Segera Tinggalkan PSG Usai Disingkirkan Real Madrid

Egy Maulana Vikri merupakan salah satu pemain sepak bola Indonesia yang prestasinya cukup gemilang.

Atas prestasinya, pemain kelahiran Medan, 7 Juli 2000 banyak diminati oleh klub termasuk dari luar negeri. Di timnas-pun langsung naik kelas ke U-23.

Sebelum bertolak ke Eropa, Egy juga menjalani pemusatan latihan bersama tim dibawah asuh Luis Milla yang dipersiapkan untuk menghadapi Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. Ia juga dikenal sebagai Lionel Messi-nya Indonesia. (*)

//
 
 
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved