Olah Limbah, RSUD Depati Hamzah Ganti Insinerator ke Autoclave

Sebelumnya pihak rumah sakit ini menggunakan insinerator untuk menghancurkan limbah tersebut

Olah Limbah, RSUD Depati Hamzah Ganti Insinerator ke Autoclave
Bangkapos/irakurniati
Insinerator, alat penghancur limbah RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang 

Laporan wartawan Bangkapos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM,BANGKA- Rumah sakit umum daerah (RSUD) Depati Hamzah Pangkalpinang akan menggunakan autoclave sebagai alat pengolah limbah rumah sakit, satu diantaranya seperti jarum suntik bekas pasien.

Sebelumnya pihak rumah sakit ini menggunakan insinerator untuk menghancurkan limbah tersebut. 

Kepala instalasi sanitasi dan kesehatan lingkungan RSUD Depati Hamzah, Elvaningsih mengatakan insinerator akan digantikan dengan autoclave sebagai alat sterilisasi limbah rumah sakit.

Rencananya autoclave ini akan mulai digunakan sekitar bulan juli mendatang. 

"Dulu namanya insinerator. Sekarang rencananya mau diganti dengan autoclave. Lebih ramah lingkungan tentunya." jelas Elvaningsih, Sabtu (10/3). 

Insinerator merupakan alat pengolah limbah rumah sakit. Cara kerjanya yaitu meleburkan atau menghancurkan limbah.

Alat ini digunakan pada malam hari, sebab efek peleburan limbah tersebut menyebabkan timbulnya asap. 

Sebaliknya yaitu autoclave, alat pengolah limbah yang berupa panci berukuran tinggi.

Proses penghancuran limbah rumah sakit menggunakan alat ini dengan cara steriliasasi uap panas untuk menghancurkan limbah tersebut.

Kemudian efek pada sterilisasi itu tidak menimbulkan asap, sehingga lebih ramah lingkungan

Autoclave bisa digunakan tidak mesti pada malam hari. Jumlah limbah yang dihancurkan pun sesuai dengan pengeluaran limbah tiap hari. Pada insinerator pun, limbah tersebut dihancurkan setiap harinya. (*)

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved