APBD Defisit, BPBD Pangkalpinang Keluhkan Fasilitas dan Tidak Ada Dana

Plt Kepala BPBD Kota Pangkalpinang, Baharuddin Atas mengeluhkan perihal fasilitas kendaraan BPBD Pangkalpinang yang masih kurang

Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang, Baharuddin Atas Senin (12/3/2018) mengeluhkan perihal fasilitas kendaraan BPBD Pangkalpinang yang masih kurang ditambah dengan tak tersedianya dana siap pakai tahun ini. Ketiadaan dana siap pakai BPBD Pangkalpinang karena alasan defisit APBD di Kota Pangkalpinang.

Padahal berdasarkan data dari BPBD Kota Pangkalpinang terdapat 17 daerah di Pangkalpinang yang rawan puting beliung dan 22 daerah rawan banjir

"Kalau sarana dan prasara yang kurang seperti mobil operasional untuk tanggap darurat. Tahun ini (2018) kami juga tidak ada dana siap pakai. Kami usul gak ada realisasi jadi kendalanya semisal ada asbes warga terbang kami tidak bisa mengganti atau lakukan perbaikan. Biasanya kami tutup dulu dengan terpal," terang Baharuddin Atas saat ditemui bangkapos.com di kantor BPDB Kota Pangkalpinang.

Berikut Daerah rawan banjir Di Pangkalpinang

1. Kecamatan Gerunggang Kelurahan Tua Tunu

2. Kecamatan Pangkalbalam, Kelurahan Lontong Pancur

3. Kecamatan Pangkalbalam, Keluarahan Ampui

4. Kecamatan Pangkalbalam, Kelurahan Rejosari

5. Kecamatan Bukit Intan, Kelurahan Pasir Putih

Halaman
1234
Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help