Razia Warnet, Satpol PP Temukan Enam Anak Putus Sekolah Asyik Main Game

Tim Satpol PP melakukan penertiban di warnet-warnet seputar Sungailiat, ditemukan enam anak yang sudah putus sekolah asyik bermain game

Razia Warnet, Satpol PP Temukan Enam Anak Putus Sekolah Asyik Main Game
Istimewa
Tim Satpol PP Kabupaten Bangka saat merazia warnet, Senin (12/3/2018) ditemukan anak usia sekolah yang asyik bermain game di warnet. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Miris dan memprihatinkan saat Tim Satpol PP melakukan penertiban di warnet-warnet seputar Sungailiat, Senin (12/3/2018) pagi.

Tim Satpol PP mendapati enam anak yang sudah putus sekolah sedang asik bermain game di warnet. Padahal mereka masih usia sekolah.

Anak-anak yang putus sekolah ini ada yang SD, SMP dan SLTA, saat ditanya alasan mereka putus sekolah membantu orang tuanya dan tidak mampu.

"Kondisi ini sangat kita sayangkan. Padahal program pemerintah anak wajib belajar dari SD, dan SMP gratis, bagi yang tidak mampu dapat dana bos," sesal Kasatpol PP Kabupaten Bangka M Dalyan Amrie melalui Kabid Penegakan Perundang-Undangan Satpol PP Kabupaten Bangka Achmad Suherman

Tim Satpol PP Kabupaten Bangka saat merazia warnet, Senin (12/3/2018) ditemukan anak usia sekolah yang asyik bermain game di warnet.
Tim Satpol PP Kabupaten Bangka saat merazia warnet, Senin (12/3/2018) ditemukan anak usia sekolah yang asyik bermain game di warnet. (Istimewa)

Dia mengimbau agar orang tua memberikan motivasi kepada anak-anaknya agar tetap sekolah. "Bagi orang tua nggak ada kata anak nggak sekolah. Di Pemkab Bangka ini ada semua untuk pendidikan dasar yaitu SD dan SMP, baik formal dan nonformal. Untuk anak-anak berkebutuhan khusus juga ada sekolah SDLB dan SMPLB gratis semua. Bagi anak yang putus sekolah tidak mau sekolah di sekolah formal silahkan sekolah non formal melalui paket A, B dan C dan program Pemkab Bangka itu gratis," saran Suherman.

Untuk itu pihaknya memberikan peringatan keras kepada pihak warnet agar tidak menerima anak usia sekolah yang bermain warnet saat jam sekolah. Apalagi mereka bermain game di warnet hingga malam hari.  Bagi warnet yang melanggar menurut Suherman izin operasionalnya bisa dicabut dan disegel.

Penulis: nurhayati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help