Video

Tangan Bos Timah Kudai Sungailiat Terborgol Saat Datangai Pengadilan Negeri

Efendi tertunduk lesu saat digelandang petugas menuju ruang sidang PN Sungailiat Bangka, Selasa (13/3/2018)

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Efendi alias Aki (38), tertunduk lesu. Raut wajahnya tak bergairah saat digelandang petugas menuju ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat Bangka, Selasa (13/3/2018) Petang. Apalagi, ketika itu kedua tangannya dalam kondisi terborgol.

Ketika sudah memasuki ruang sidang, Efendi alias Aki diperintahkan duduk berbaris bersama tahanan lainnya. Pemilik rumah megah dekat Tikungan Salak Kudai Sungailiat itu, seolah pasrah. Dia hanya bisa menundukkan wajah, dan sedikit memalingkan pandangan, saat Bangka Pos Group berusaha mengabadikan suasana di ruang persidangan.

Bos Timah Kudai Sungailiat Bangka, Efendi alias Aki (38), mengenakan rompi tahanan hijau, sebelum sidang dimulai, Selasa (14/3/2018).
Bos Timah Kudai Sungailiat Bangka, Efendi alias Aki (38), mengenakan rompi tahanan hijau, sebelum sidang dimulai, Selasa (14/3/2018). (Bangka Pos/Fery Laskari)

Sayang, baru beberapa menit Efendi alias Aki duduk di bangku panjang, Majelis Hakim PN Sungailiat dipimpin Ketua Majelis, Sarah Louis Simanjuntak menyuruhnya keluar lagi. Rupanya, agenda sidang tuntutan yang semula bakal dibacakan Jaksa di persidangan, batal. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Babel, Ikwan belum siap pada tuntutan. Begitu pun JPU Pengganti Kejari Bangka, Aditia Sulaeman, tak terlihat 'batang hidungnya' di pengadilan ini, Selasa (13/3/2018). Bos timah Kudai itu pun terpaksa tertatih-tatih kembali digelandang petugas menuju terali besi. Agenda sidang tuntutan rencananya akan dilanjutkan, pekan depan. 

Kepala Kejari Bangka, Supardi diwakili Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pengganti, Aditia Sulaeman dikonfirmasi Bangka Pos Groups, Selasa(13/3/2018) membeberkan alasan penundaan sidang tuntutan.

"Sidang ditunda minggu depan. Alasan ditunda karena (JPU) belum ada turunan dari Kejari berapa lama yang bersangkutan (terdakwa) dituntut. Dikarenakan itu perkara Kejati (Babel), sehingga Kejati lah yang berhak menentukan tuntutan," kata JPU Pengganti, Aditia Sulaeman ketika dikonfirmasi Bangka Pos Groups terkait penundaan sidang tuntutan, Selasa (13/3/2018).

Ketua PN Sungailiat, Sarah Louis Simanjuntak diwakili Humas II R Narendra Mohni dikonfirmasi terpisah, Selasa (13/3/2018) mengatakan hal senada. "Karena jaksanya belum siap pada tuntutan, sehingga sidang ditunda dan akan dilanjutkan pekan depan," tegas Kiki, sapaan akrab R Narendra Mohni.

Penulis: ferylaskari
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved