Kepala Daerah Tidak Boleh Lakukan Perjalanan Dinas Luar Negeri Apabila Ada Hal Ini

Pada Prinsipnya perjalanan dinas ke luar harus mendapatkan izin, dan ini harus dilihat urgensinya. Kalau

Kepala Daerah Tidak Boleh Lakukan Perjalanan Dinas Luar Negeri Apabila Ada Hal Ini
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri RI nomor 29 tahun 2016 kegiatan pelayanan perizinan Kepala Daerah/wakil kepala daerah serta ketua/anggota DPRD di Babel, di ruang rapat Tanjung Pesona, Rabu (14/3/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Daerah dan anggota DPRD dilarang untuk melakukan perjalanan dinas ke Luar Negeri jika terjadi beberapa hal yang urgent di daerah.

Adapun beberapa hal yang membuat Kepala daerah tidak dapat melakukan perjalanan dinas ke luar negeri apabila terjadi bencana alam, terjadi bencana sosial, pemilihan umum anggota DPR, DPD, dan DPRD dan pemilihan umum presiden dan wakil gubernur dan pemiliihan kepala daerah.

"Pada Prinsipnya perjalanan dinas ke luar harus mendapatkan izin, dan ini harus dilihat urgensinya. Kalau di daerahnya lagi ada kebakaran hutan atau musibah ya tidak diizinkan untuk pergi," kata  Kasubdit Wilayah I, Dit Fasilitas Kepala Daerah dan DPRD, Ditjen Otda Kemendagri Andi Bataralifu, Rabu (14/3/2018).

Ia mengatakan dalam perjalanan dinas, Kepala Daerah wajib menyampaikan tujuan dan melengkapi syarat administrasi.

"Semuanya disampaikan secara administratif dalam TOR pengajuan izin ada penjelasan maksud, tujuan, urgensi. Itu bagian yang kita pelajari secara administratif yang kita lihat sesuai SOP nya," jelasnya.

Ia mengatakan, beberapa pertimbangan yang untuk diberikan izin diantaranya ialah tujuan kunjungan dengan program daerah.

"Kita lihat dari sisi autentikasinya, dari sisi koneksi dan rencana, apakah Kunjungan itu berkaitan erat dengan rencana pemerintah daerah. Potensi replikasinya, apakah setelah balik dari Kunjungan hasilnya bisa direplikasi dalam kebijakan dan program di daerah," jelasnya.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved