Menjelang Ceng Beng Warga Tionghoa Mulai Bersihkan Makam

Kuburan ini tampak sepi. Sejumlah nisan bertuliskan huruf-huruf Mandarin tersusun rapi. Hamparan luas dikelilingi pagar dan gapura permanen

Menjelang Ceng Beng Warga Tionghoa Mulai Bersihkan Makam
Bangka Pos/Fery Laskari
Warga membersihkan makam di tempat pemakaman umum (TPU) Etnis Tionghoa di Jl Kenangan Belinyu Bangka, Rabu (14/3/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Suasana tempat pemakaman umum (TPU) Etnis Tionghoa di Jl Kenangan Belinyu Bangka, Rabu (14/3/2018), pagi menjelang siang nampak sepi. 

Sejumlah nisan bertuliskan huruf-huruf Mandarin tersusun rapi. Hamparan luas dikelilingi pagar dan gapura permanen.

Namun suasana berbeda di sebuah kuburan besar, di hamparan yang sama. Terlihat pria setengah baya, mengenakan topi caping warna putih.

Pria bermata sipit memakai kaca mata itu, mengenakan jaket warna hitam gelap, celana jeans, sepatu bot hijau.

Tangan pria ini terlihat menggenggam sapu lidi, dan bergerak mengayun ke kanan dan ke kiri. Sesekali tubuhnya membungkuk, lalu tangan kirinya mencabut rumput liar yang mulai  tumbuh di sela-sela batu nisan di hadapannya.

Dia lah, Lok Tet Pok alias Lok Tet Lien alias Alien.

Di usianya yang tak muda lagi,  pria yang tinggal di Jl Kenangan Belinyu itu, terlihat masih gagah, walau kerutan pada bagian pipi tak dapat dia sembunyikan.

"Inilah kuburan orangtua saya, ayah saya, bernama Lok Nyoek Fa," kata pria tadi membuka pembicaraan saat ditemui Bangka Pos Groups di Kuburan Etnis Tionghoa Jl Kenangan Belinyu.

Sebagai anak paling tua pasangan Lok Nyoek Fa dan  Tjhaw Sak Soei,  Lok Tet Pok alias Alien berusaha menunjukan bhaktinya para leluhur.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved