Wartawan Foto Aktivitas Tambang Pemali, Pengawas Tambang PT Timah Marah-Marah

Tambang timah nonkonvensional ijin usaha resmi PT Timah Tbk di Dusun Pohin Desa Airduren Kecamatan Pemali Bangka jadi sorotan polisi pamong praja.

Wartawan Foto Aktivitas Tambang Pemali, Pengawas Tambang PT Timah Marah-Marah
Bangka Pos/Fery Laskari
Kondisi tambang (TN) milik Afo alias Banditpo di Dusun Pohin Desa Airduren Kecamatan Pemali Bangka terlihat berada dekat pemukiman dan jalan raya. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

 BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tambang timah nonkonvensional (TN) milik Afo alias Banditpo, ijin usaha resmi PT Timah Tbk di Dusun Pohin Desa Airduren Kecamatan Pemali Bangka jadi sorotan polisi pamong praja. Pasalnya, letak tambang ini beroperasi sekitar 50 meter dari bibir aspal dan dekat sekolah serta pemukiman.

Mendapat laporan ini, sejumlah awak media, Kamis (15/4/2018) berusaha memastikan informasi yang disampaikan Pol PP Bangka ke media masa.

Awalnya, Bangka Pos Groups dan Wartawan TV menghubungi Pemilik Tambang, Afo alias Banditpo.

Pemilik tambang sempat membantah, soal temuan Pol PP sehari sebelumnya, Rabu (14/3/208). Namun pemilik tambang tak mempermasalahkan wartawan datang mengecek langsung ke lokasi, Kamis (15/3/2018).

Saat ditemui di kantor tambang di lokasi penambangan, Afo alias Banditpo terlihat terbuka. Bahkan sempat menjamu kopi pada wartawan, bersama pihak PT Timah dan Babinkantibmas Polsek Pemali, di tempat yang sama.

Banditpo menyatakan bahwa jarak tambang dengan jalan tak seperti yang disebutkan oleh Pol PP.

Tambang timah nonkonvensional (TN) milik Afo alias Banditpo, ijin usaha resmi PT Timah Tbk di Dusun Pohin Desa Airduren Kecamatan Pemali Bangka jadi sorotan polisi pamong praja. Tambang itu ditemukan beroperasi sekitar 50 meter dari bibir aspal dan dekat sekolah serta pemukiman.
Tambang timah nonkonvensional (TN) milik Afo alias Banditpo, ijin usaha resmi PT Timah Tbk di Dusun Pohin Desa Airduren Kecamatan Pemali Bangka jadi sorotan polisi pamong praja. Tambang itu ditemukan beroperasi sekitar 50 meter dari bibir aspal dan dekat sekolah serta pemukiman. (Bangka Pos/Fery Laskari)

Bahkan tudingan tambangnya merobohkan rumah, itu tidak benar.

"Karena rumah itu sudah saya beli. Sedangkan ditutup seng agar orang tak masuk lewat jalan itu," kata Banditpo.

Mendengar penjelasan itu, wartawan minta ijin kepada Banditpo dan juga dua orang karyawan PT Timah, disaksikan Babinkantibmas Polsek Pemali dikantor tambang di lokasi, untuk melihat langsung lubang tambang yang dimaksud, dekat kantor tambang ini.

Halaman
1234
Penulis: ferylaskari
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved