Demi Hidup Abadi, Orang-orang Ini Rela 'Bunuh Diri' dan Awetkan Otaknya

bagaimana dengan ide mengawetkan otak, mengubahnya menjadi data digital dan menghidupkan semua

Demi Hidup Abadi, Orang-orang Ini Rela 'Bunuh Diri' dan Awetkan Otaknya
Intisari-online

BANGKAPOS.COM--Gagasan untuk bisa hidup selamanya memang terdengar tidak masuk akal.

Namun, bagaimana dengan ide mengawetkan otak, mengubahnya menjadi data digital dan menghidupkan semua ingatan itu kembali?

Meski terdengar terlalu rumit dan nyaris mustahil, sebuah perusahaan start-up digital asal Amerika Serikat, Netcome.

Ilustrasi
Ilustrasi ()

Netcome berani menjanjikan sebuah program digital yang bisa mengubah data otak manusia menjadi data digital dan seolah-olah menghidupkan kembali seseorang berdasarkan memori otaknya.

Prosedur ini bisa berakibat fatal, karena orang yang menjalaninya pasti akan meninggal.

Caranya dengan mengawetkan otak seseorang dalam keadaan masih hidup.

Netcome meyakini untuk bisa mengawetkan memori dan data pengetahuan di dalam otak hanya bisa dilakukan saat seseorang masih hidup.

Cairan kimia Netcome akan mengawetkan tubuh dan otak seseorang hingga ribuan tahun, sehingga suatu hari nanti, otak bisa dirubah menjadi digital dan dihidupkan ulang melalui program komputer.

Tentu saja karena cairan ini harus dimasukkan ke dalam otak saat Anda masih hidup, cairan ini sekaligus akan membuat Anda terbunuh.

"Bisa dibilang praktik ini serupa dengan praktik bunuh diri legal, seperti di klinik Dignitas, Swiss," kata Robert McIntyre, salah seorang pendiri Netcome.

Halaman
12
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help