Wakil Bupati Bima Berang Jenazah Bayi Diangkut Naik Sepeda Motor dari RSUD

Wakil Bupati Bima, Dahlan M Noer berang mendengar kasus jenazah bayi diangkut menggunakan motor dari RSUD.

Wakil Bupati Bima Berang Jenazah Bayi Diangkut Naik Sepeda Motor dari RSUD
KOMPAS.com/Syarifudin
Keluarga pasien saat menggendong jenazah bayi menggunakan sepeda motor pulang dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima. 

BANGKAPOS.COM, BIMA - Kasus jenazah seorang bayi yang diangkut menggunakan sepeda motor dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima, Nusa Tenggara Barat, membuat Wakil Bupati Bima, Dahlan M Noer berang.

Jenazah bayi perempuan itu meninggal pada Rabu (14/3/2018) di RSUD Bima setelah beberapa hari menjalani perawatan medis.

Saat hendak dipulangkan, pihak rumah sakit tidak menyediakan ambulans gratis untuk mengantar jenazah.

Karena tak ada biaya untuk membayar ambulans, jasad bayi berumur 5 hari tersebut terpaksa dibawa pulang pihak keluarga ke kampungnya menggunakan motor ojek.

Baca: Nggak Doyan tapi Akhirnya Ruben Onsu Nurut Saja Saran Dokter Agar Konsumsi 9 Putih Telur Setiap Hari

Mendengar informasi itu, sehari setelah kejadian, Wakil Bupati Dahlan mendatangi RSUD Bima. Hal itu disampaikan Kasubag Pemberitaan Humas Pemda Bima, Ruslan saat memberikan keterangan pers, Kamis (16/03/2018).

"Yang jelas Wabup marah lah, masa mayat dibawa pulang pakai motor. Wabup langsung turun inspeksi ke rumah sakit," tutur Ruslan. 

Ruslan menjelaskan, wakil bupati telah menegur manajemen rumah sakit. Dahlan juga memerintahkan Inspektorat segera menginvestigasi terhadap kejadian yang dialami keluarga bayi, Suhadah dan Jufri, warga Desa Waro, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima.

"Kasus jenazah bayi ini sedang ditangani. Tim inspektorat sudah turun di rumah sakit sejak Kamis kemarin. Jika dalam hasil pemeriksaan ditemukan para petugas rumah sakit yang terbukti lalai dalam melaksanakan tugas, akan diambil tindakan tegas," ungkapnya.

Selain itu, wakil bupati juga meminta setiap pasien yang datang ke rumah sakit harus mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Pelayanan terhadap pasien dan pengunjung juga harus dilakukan secara cepat dan tanggap.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help