Daun Lais Berubah Bentuk di Tangan Sumarni

Sore di Sabtu (17/3/2018) Sumarni tampak sibuk menjalin satu demi satu helaian daun lais untuk dijadikan tas.

Daun Lais Berubah Bentuk di Tangan Sumarni
Adelina Nurmalitasari
Sumarni saat menganyam helaian daun lais untuk dijadikan tas. Ia membuat kerajinan tersebut di rumahnya, Dusun Bebute, Desa Terong, Kecamatan Sijuk (17/3/2018). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Adelina Nurmalitasari

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Sore di Sabtu (17/3/2018) Sumarni tampak sibuk menjalin satu demi satu helaian daun lais untuk dijadikan tas.

Selama 8 tahun terakhir ini, warga Dusun Bebute Desa Terong Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung itu memang berjualan berbagai kerajinan dari daun lais.

Jemari tangannya bergerak lincah, terbiasa menganyam helaian daun sejenis pandan yang dapat dibuat sebagai kerajinan tersebut.

Kerajinan lainnya yakni tas dari anyaman daun lais dengan berbagai ukuran.
Kerajinan lainnya yakni tas dari anyaman daun lais dengan berbagai ukuran. (Adelina Nurmalitasari)

Tidak hanya tas, Sumarni juga mahir membuat tempat botol madu, campang (tempat tali pusar bayi), terindak (penutup kepala dari anyaman daun), dan mentudong (tudung saji).

"Dulu pernah belajar membuatnya dari umur 10 tahun. Dulu belajar membuat tikar, lalu dikembangkan lagi sampai bisa membuat campang, terindak, dan mentudong," ujarnya.

Dalam sehari, ia mampu menghasilkan 2 hingga 3 tas berukuran sedang. Tak jarang, pelanggan bisa memesan tambahan sebagai pemanis pada tas buatannya.(*)

Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help