Mutant Magic Community Pesulap Muda Berbakat di Babel

Muda, kreatif dan berbakat, itulah mereka. Aksi panggung tak perlu diragukan karena seni "tipu-menipu" mereka jagonya.

Mutant Magic Community Pesulap Muda Berbakat di Babel
Yudha Palistian
Salahsatu anggota Komunitas Mutant Magic di Bangka Belitung ketika beraksi 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Yudha Palistian

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Muda, kreatif dan berbakat, itulah mereka. Aksi panggung tak perlu diragukan karena seni "tipu-menipu" mereka jagonya.

Modalnya hanya ketekunan dan logika, bukan sulap bukan sihir. Mutant Magic Community mereka punya nama.

Komunitas sulap ini berkembang sejak Tahun 2012 di Bangka Belitung,  diketuai oleh Toni Xander,  yang sudah malang melintang di dunia seni sulap, baik di Babel maupun luar daerah.

"Motivasi saya membentuk komunitas ini adalah untuk mengenalkan dunia sulap khususnya di Babel,  apalagi mempunyai visi dan misi ingin mengembangkan sulap di Babel dan menjaga sulap sesuai dengan marwahnya," kata Toni kepada Bangka Pos Group,  Sabtu, (17/3/2018).

Komunitas ini juga memperkenalkan sulap sebagai seni tertua di dunia, yang dikupas secara mendalam.

"Sejarah awal perkembangan sulap ini awalnya berawal dari Mesir hingga menyebar ke seluruh dunia dan menjadi pertunjukan seni. Dan komunitas kami ini membahas semua aspek dalam sulap," tambahnya.

Hingga saat ini, Mutant Magic Community,  beranggotakan sekitar 30 orang. Setiap anggota memiliki usia berbeda, 15 tahun hingga 20 tahun atau lebih. 

"Biasanya kita ngumpul untuk sharing,  perform bahkan membahas segala sesuatu tentang perkembangan dunia sulap," ucapnya.

Sedangkan prestasi yang telah dicapai oleh beberapa anggota Nutant Magic Community, Toni membeberkannya. 

Halaman
12
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved