Berikan Contoh Sportifitas, Para Official O2SN saat Upacara Jangan Berteduh di Belakang

Para guru yang menjadi official pada kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) agar memberikan contoh yang baik kepada anak didiknya.

Berikan Contoh Sportifitas, Para Official O2SN saat Upacara Jangan Berteduh di Belakang
Bangka Pos / Nurhayati
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Pemerintah Kabupaten Bangka, Teddy Sudarsono, saat menjadi pembina upacara saat membuka O2SN tingkat sekolah dasar, Senin (29/3/2018) di Stadion Bina Satria Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Pemerintah Kabupaten Bangka, Teddy Sudarsono, meminta agar para guru yang menjadi official pada kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) agar memberikan contoh yang baik kepada anak didiknya.

Ia minta agar para official dan guru fair dan sportif dimana saat upacara pembukaan O2SN tetap mendampingi siswanya jangan berteduh di belakang.

"Saat upacara ada beberapa guru official hengkang ke belakang anak-anak kita juga panas. Kita harus jujur sportifitas. Kalau memang ada kontingen yang sakit cukup satu orang saja yang bawa ke belakang jangan sampai dua atau tiga orang, justru para gurunya yang ke belakang. Semoga tidak terjadi lagi," tegas Teddy saat membuka O2SN tingkat sekolah dasar, Senin (29/3/2018) di Stadion Bina Satria Sungailiat.

Menurutnya kegiatan siswa O2SN tidak hanya beriorientasi pada kejuaraan saja tetapi ada nilai pendidikan meletakan sebagai pengalaman belajar.

"Learning by experience merupakan momen tepat yang sangat berharga bagi para siswa untuk berkreasi, berinovasi, berprestasi dan berkompentensi secara sehat. Belajar, bekerja sama, mematuhi aturan, mengakui kelemahan diri sendiri, dan harus belajar mengakui kekuatan lawan," pesan Teddy.

Dia juga minta para wasit, juri dan jauh dari kecurangan dan keperpihakan serta tetap memelihara persatuan dan kesatuan sehingga hasil yang didapat dalam O2SN ini murni dari kerja keras atlet itu sendiri.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka, Asep Setiawan, mengatakan O2SN ini merupakan bagian dari pembinaan prestasi atlet sejak dini dari tingkat SD dan SLTP.

"Dari kegiatan ini yang dicari prestasinya bukan mengejar kejuaraan. Melekat dari bawah untuk pembinaan bibit atlet ke depan," jelas Asep.

O2SN Sekolah Dasar Tingkat Kabupaten Bangka Tahun 2018 ini diikuti oleh sebanyak 96 siswa siswi sekolah dasar utusan dari 8 (delapan) Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Bangka yang akan berlaga di 6 (enam) cabang olahraga yakni atletik, bulu tangkis, karate, pencak silat, renang, dan senam.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved