BPN Belitung Timur Bagikan Ratusan Sertifikat Gratis

BPN Beltim membagikan ratusan sertifikat tanah gratis kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Beltim

BPN Belitung Timur Bagikan Ratusan Sertifikat Gratis
Pos Belitung/Disa Aryandi
Kepala BPN Beltim Yan Septedyas, Senin (19/3/2019) ketika memberikan sertifikat gratis secara simbolis kepada masyarakat. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Badan Pertanahan Negara (BPN) Belitung Timur (Beltim) membagikan ratusan sertifikat tanah gratis kepada masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Beltim tersebut dihadiri oleh ratusan masyarakat, Senin (19/3/2018).

Sekitar 300 orang masyarakat hadir pada acara penyerahan sertifikat secara simbolis tersebut.

Penyerahan sertifikat gratis ini dilakukan langsung oleh Bupati Beltim Yuslih Ihza, Wakil Bupati Beltim Burhanudin (Aan), Waka Polres Beltim Kompol Joko Triyono, Ketua DPRD Beltim Tom Haryono, Pabung Lanud H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan Letda Budi.

"Semua ada tujuh Desa yang menerima sertifikat ini," kata Kepala BPN Beltim Yan Septedyas.

Desa yang menerima sertifikat tanah itu, Desa Cendil, Desa Mayang, Desa Aik Kelik, Desa Lalang Jaya, Desa Lalang, Desa Mekar Jaya dan Desa Padang.

"Semua yang sudah di sertifikat tahun 2017 kemarin, 3.000 dari target secara keseluruhan 40 ribu. Untuk tahun 2018 kami targetkan 12 ribu, dan masih ada 15 an lagi," kata dia.

Sementara, Bupati Belitung Timur (Beltim) Yuslih Ihza, mengatakan tujuan pembuatan sertifikat tersebut, agar seluruh bidang tanah memiliki legalitas berupa sertifikat.

Bupati Beltim Yuslih Ihza, Senin (19/3) ketika membagikan sertifikat gratis kepada masyarakat.
Bupati Beltim Yuslih Ihza, Senin (19/3) ketika membagikan sertifikat gratis kepada masyarakat. (Pos Belitung/Disa Aryandi)

Sehingga sebagai bentuk mempersempit ruang terjadinya sengketa. Ini sebagai salah satu cara buat mengakses sumber - sumber pemodal dan seperti bank untuk mensejahterakan masyarakat.

"Misalkan dana yang dipinjam dari perbankan untuk dijadikan modal usaha, tentunya nya ini juga sebagai bentuk mensejahterakan masyarakat," kata Yuslih kepada posbelitung.co, Senin (19/3/2018).

Ini juga, kata Yuslih, sebagai langka pemerintah buat memberikan pembinaan kepada masyarakat, agar taat terhadap pembayaran pajak. Sebab ketika masyarakat sudah memiliki sertifikat tanah, maka kewajiban terhadap pajak harus dilakukan.

"Sebetulnya ini sangat membantu masyarakat, terutama bagi masyarakat yang selama ini belum memiliki sertifikat," ucapnya. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved