Tahun ini 200 Tempat Usaha di Belitung Akan dapat Sertifikat Halal

Halal bukan hanya menjadi kebutuhan, namun kini sudah menjadi tren dan gaya hidup kata Direktur LPPOM Provinsi Bangka Belitung Nardi Pratomo

Tahun ini 200 Tempat Usaha di Belitung Akan dapat Sertifikat Halal
Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari
Direktur LPPOM bersama Koordinator LPPOM Belitung saat menyerahkan sertifikasi halal kepada salah satu pelaku usaha di Belitung pada Senin (19/3/2018). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Adelina Nurmalitasari

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Halal bukan hanya menjadi kebutuhan, namun kini sudah menjadi tren dan gaya hidup.

Hal ini dikatakan oleh Direktur LPPOM Provinsi Bangka Belitung Nardi Pratomo saat sedang memberikan sertifikasi halal pada Senin (19/3/2018).

"Kita berharap Belitung ini dijadikan pionir atau pilot project untuk destinasi halal di Bangka Belitung ini," ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini sudah ada puluhan usaha yang mengurus sertifikat halal.

"Tahun ini sebentar lagi akan ada 100 lebih tempat yang akan kita sertifikat, jadi jika digabung tahun ini ada sekitar 200 tempat yang memiliki sertifikat halal di Belitung,"jelasnya.

Nardi mengatakan bahwa logo halal yang terpasang pada produk atau usaha makanan harus ditinjau lagi apakah benar telah dikeluarkan oleh LPPOM.

"Setiap orang bisa saja mengatakan bahwa makanan ini halal kok, kalau pemilik yang mengatakan produknya halal, sejauhmana mereka memahami halal itu sendiri. Apa background pendidikan mereka di bidang mikropangan atau biologi," ujarnya.

Ia menambahkan, setiap orang bisa saja mengatakan halal, tapi tentu ada lembaga terakreditasi yang berhak mengeluarkan sertifikat halal, yakni LPPOM.

"Kami auditornya tenaga ahli dibidang pangan. Bahan dan proses pengolahan produk makanan juga dilihat detailnya," jelas Nardi Pratomi.

Berkaitan dengan makanan halal, ia mengimbau masyarakat agar jangan mudah percaya bahwa suatu produk halal tanpa logo resmi dari LPPOM.

Jadi kalau suatu produk sudah berlogo halal dari LPPOM, masyarakat tidak perlu ragu.

"Karena kami telah melihat bahannya, proses pembuatan, fasilitas yang digunakan dan sebagainya", imbuh Nardi.(*)

Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help