Buruh Tani Ini Lega, Anaknya yang Dirawat Karena Kecelakaan Dapat Bantuan Donatur

Pasalnya pria paruh baya ini tidak mempunyai biaya untuk membayar pengobatan sang anak yang merupakan korban kecelakaan lalu lintas

Buruh Tani Ini Lega, Anaknya yang Dirawat Karena Kecelakaan Dapat Bantuan Donatur
Bangkapos/irakurniati
Keluarga Lalan menerima bantuan dana dari Dharma wanita RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang 

Laporan wartawan Bangkapos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM,BANGKA- Dadang Rukmana bernafas lega setelah mengetahui biaya rawat inap anaknya di rumah sakit dibantu oleh beberapa donatur.

Pasalnya pria paruh baya ini tidak mempunyai biaya untuk membayar pengobatan sang anak yang merupakan korban kecelakaan lalu lintas.

Untuk biaya hidup sehari-hari pun dia harus pandai mengatur upah hasilnya bekerja senilai Rp 50 ribu itu.

Bekerja sebagai petani lada di lahan milik orang lain dengan upah Rp 50 ribu perhari, membuatnya harus mencukupi kehidupan kedua anak dan satu orang cucu.

Perantau yang sudah menetap di Bangka sejak tahun 1999, sampai saat ini belum memiliki rumah yang layak. Dia dan anak beserta cucunya tinggal di gudang bekas perusahaan air minum di wilayah Dul, kecamatan Pangkalanbaru.

"Untuk sehari-hari, biaya sekolah anak, pandai-pandai bapaklah mencukupi dan mengaturnya. Untung saja masih ada yang baik hati, bos saya dulu mengizinkan tinggal digudang PT itu (perusahaan air minum), ukurannya tiga setengah meter." ujar pria berusia 63 tahun ini, Selasa (20/3/2018).

Anaknya mengalami kecelakaan lalu lintas di kawasan Kampung Bintang, Sabtu (17/3/2018).

Sang anak yang pada saat itu pulang PSG atau program magang dari sekolahnya, ditabrak oleh pengendara hingga ia pingsan pada saat kejadian.

Lalan (17) terbaring di tempat tidur ruangan melati RSUD Depati Hamzah. Wajahnya tampak pucat dan lesu. Sebab sudah empat hari dia terbaring dan dirawat.

Halaman
12
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help