Diam-diam, di Warung Mami Endut Polisi Bangka Tengah Gerebek Pasangan Sedang Berhubungan Intim

Saat penggerebekan, petugas menemukan pasangan bukan suami istri tengah berhubungan intim.

Diam-diam, di Warung Mami Endut Polisi Bangka Tengah Gerebek Pasangan Sedang Berhubungan Intim
Bangka Pos/Riki Pratama
Kapolsek Koba AKP Andri saat menyampaikan rilis kasus prostitusi, Senin (19/3/2018) sore di Mapolsek Koba. 

Selanjutnya, setelah melakukan giat penyelidikan dan pengintaian selama satu jam di warung Endut, Tim buser Polsek Koba melakukan penggerebekan.

"Ketika digerebek didapati di dalam kamar ada pasangan tidak menikah yang sedang melakukan hubungan layaknya suami istri. Kemudian pasangan itu, beserta pemilik tempat dan barang bukti dibawa ke Polsek Koba untuk diamankan," ungkap AKP Andri.

4. Baru satu bulan bisnis prostitusi

Supriatin alias Endut tersangka mucikari, mengaku baru satu bulan menjalani bisnis haramnya itu.

Dia melakukan bisnis prostitusi dengan menyiapkan pekerja seks komersil (PSK) sebanyak empat orang yang selalu siaga di warung untuk melayani para pria hidung belang.

Keempat PSK itu juga diakui berasal dari daerah luar Bangka.

Tarif yang ia kenakan untuk sekali kencan dengan para PSK Rp 300 ribu per sekali ngamar.

"Dari tarif Rp 300 ribu itu, maminya dapat Rp 50 ribu dari setiap transaksi," beber AKP Andri.

Ia menambahkan, pelanggan bisnis prostitusi milik Supriatin banyak datang dari kalangan umum pekerja sekitar lokasi Bemban.

"Pelanggannya dari lingkungan situ (Baemban). Wanita pekerja seksnya ada empat orang, tetapi ketika digerebek polisi yang melaksanakan kegiatan prostitusi hanya satu orang, yang lain stand by," tandasnya.

Halaman
1234
Penulis: Alza Munzi
Editor: Alza Munzi
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved