Farhat Abbas Makin Menggila, Syahrini Terancam Denda 1,5 Miliar dan Hukuman 18 Bulan Penjara

Meski sudah meminta maaf, bahkan ditemani pengacara kondang Hotman Paris meluruskan aksinya tersebut.

Farhat Abbas Makin Menggila, Syahrini Terancam Denda 1,5 Miliar dan Hukuman 18 Bulan Penjara
Kolase
Syahrini 

"Karena buat apa undang-undang tersebut dibuat kalau mudah saja dikesampingkan? Perbuatan Syahrini sudah sangat menggangu dan menjadi contoh yang tidak baik untuk penegakan hukum dan ketertiban jalan," ungkap Farhat Abbas saat ditemui Grid.ID di kawasan Margonda, Depok, Jawa Barat, Senin (19/3/2018).

Rencananya, Farhat dan tim advokat dari Pengacara Nusantara dan pengurus Advokat Indonesia Raya, Selasa (20/3/2018) akan melaporkan Syahrini ke Polda Jawa Timur. 

Mereka akan melaporkan wanita berusia 35 tahun ini dengan pasal sangkaan Undang-undang Nomor 38 Tahun 2004 Pasal 12 ayat 1 juncto Pasal 63 ayat 1 tentang jalan. 

"Ancaman hukuman satu tahun enam bulan (18 bulan) dan denda Rp 1,5 miliar."

"Ini adalah salah satu upaya untuk membuat Syahrini jera agar tidak melakukan perbuatan itu lagi, agar tidak dicontoh oleh masyarakat," pungkas Farhat Abbas

Pembelaan Hotman Paris

Hotman Paris Hutapea  membelas Syahrini dan mengatakan jika pemilik jargon Cetar Membahana itu tak bisa dipidanakan.

Menurut pengacara tajir melintir itu, sang Princess tidak sampai 'mengganggu' pengendara lain.

"Ini UU nomor 38 tahun 2004 tentang jalan disebutkan, barang siapa karena kelalaiannya mengakibatkan terganggunya jalan atau merugikan orang lain. Itu bisa dipidana tiga bulan. Memgakibatkan itu syarat utama. Syahrini kan belum ada terganggu apa-apa, belum ada kejadian apa-apa dia cuma foto ya nggak ada masalah. Di foto kan agak di pinggir. Bukan tengah. Jadi unsur UU ini belum dipenuhi. Belum sampai ke ranah hukum," ujar Hotman  saat ditemui di Kopi Johny, Kepala Gading, Jakarta Utara, Sabtu (10/3).

Syahrini tetaplah salah, karena berhenti di bahu jalan tol mengingat kondisinya tidak darurat.

Halaman
123
Editor: Evan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help