Sang Istri Tiga Kali Pingsan Tak Kuasa Mendengar Kabar Duka Suaminya Hilang di Laut

Niar Wati begitu terpukul ketika mendengar kabar suaminya Idris (31) hilang karena terjatuh dari kapal.

Sang Istri Tiga Kali Pingsan Tak Kuasa Mendengar Kabar Duka Suaminya Hilang di Laut
Pos Belitung/Dede Suhendar
Rumah kediaman Idris (31) seorang nelayan perahu bagan yang dikabarkan hilang karena terjatuh dari perahu, Selasa (20/3/2018). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dede Suhendar

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Niar Wati begitu terpukul ketika mendengar kabar suaminya Idris (31) hilang karena terjatuh dari kapal.

Ibu rumah tangga berusia 22 tahun itu hanya bisa menangis dan terbaring lemas di ruang tengah rumahnya yang beralamat di Jalan Ujung Tanjung, Bukit Berahu RT 6 RW 2, Desa Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.

Kedua matanya bengkak dan terus mengeluarkan air mata.

"Dia fisiknya lemah, hari ini saja sudah tiga kali pingsan dan belum makan apa-apa dari kemarin semenjak mendengar kabar itu," ujar Ibrahim ayah Niar.

Menurut Ibrahim, semenjak lima tahun menikah Niar dan Idris telah dikaruniai seorang anak berusia tiga tahun.

Seluruh keluarga Ibrahim juga sudah berkumpul di rumahnya menunggu kabar terkait hilangnya sang menantu.

"Ini lagi nunggu kabar lah, sudah banyak perahu yang turun ikut nyari juga," katanya.

Ia menuturkan Idris merupakan warga pendatang dari Palembang dan sudah lama bekerja di Desa Tanjung Binga sebagai nelayan. Semenjak menikah dengan Niar, Idris bekerja dengan H Saka sebagai awak KM Putra Bungo II kapal bagan pencari ikan.

"Keluarganya yang di Palembang juga sudah dihubungi. Katanya hari ini mau datang," katanya.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help