Menkeu Sri Mulyani Angkat Bicara soal Heboh Utang Pemerintah Indonesia

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati angkat bicara terakit ramainya perbincangan mengenai utang pemerintah Indonesia.

Menkeu Sri Mulyani Angkat Bicara soal Heboh Utang Pemerintah Indonesia
Richard Susilo
Menteri keuangan (Menkeu) Sri Mulyani 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati angkat bicara terakit ramainya perbincangan mengenai utang pemerintah Indonesia.

Dia pertama-tama mengajak masyarakat memahami terlebih dahulu utang sebagai satu dari sekian instrumen pengelolaan keuangan dan perekonomian negara.

"Dalam konteks keuangan negara dan neraca keuangan pemerintah, banyak komponen lain selain utang yang harus ikut diperhatikan," kata Sri Mulyani melalui keterangan tertulisnya kepada Kompas.com, Jumat (23/3/2018).

Baca: Utang Luar Negeri Indonesia Naik 10 Persen Menjadi Rp 4.914 Triliun

Sri Mulyani menuturkan, ada yang namanya aset sebagai akumulasi dari hasil belanja pemerintah di masa-masa sebelumnya.

Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2016, nilai aset pemerintah sebesar Rp 5.456,88 triliun.

Nilai itu belum ditambah dengan hasil revaluasi yang menampilkan nilai aktual dari berbagai aset negara, seperti tanah, gedung, jalan, jembatan, rumah sakit, sekolah, dan lainnya.

Proses menghitung hasil revaluasi tersebut masih berjalan hingga saat ini.

Baca: Puan Maharani Bilang Begini Soal Tuduhan Terima 500.000 Dollar AS dari Proyek e-KTP

"Hasil revaluasi aset tahun 2017 terhadap sekitar 40 persen aset negara menunjukkan peningkatan 239 persen dari Rp 781 triliun jadi Rp 2.648 triliun atau kenaikan sebesar Rp 1.867 triliun," tutur Sri Mulyani.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved