Polisi Meninggal Tertimpa Beton saat Selamatkan Korban Banjir Bandang

Aipda Nurman meninggal setelah tertimpa reruntuhan beton saat berusaha menyelamatkan korban banjir.

Polisi Meninggal Tertimpa Beton saat Selamatkan Korban Banjir Bandang
KOMPAS.com/Junaedi
Seorang polisi terluka di bagian kepala saat hendak menyelamatkan warga yang terjebak banjir bandang di Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (22/3/2018). Sang polisi dirujuk ke Makassar. 

BANGKAPOS.COM, MAMUJU - Aipda Nurman, anggota Satlantas Polres Mamuju Sulawesi Barat mengembuskan nafas terakhir, Sabtu (24/3/2018) pagi, setelah dua hari menjalani perawatan di rumah sakit Regional Makassar, Sulawesi Selatan.

Korban dirujuk ke rumah sakit di Makassar setelah tertimpa reruntuhan beton saat berusaha menyelamatkan salah satu karyawan perusahaan yang terperangkap banjir bandang di Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (22/3/2018).

Jenazah korban rencananya akan diterbangkan dari Makassar ke rumah duka di Mamuju untuk dikebumikan pihak keluarga hari ini.

Baca: Soal Pidato Prabowo Indonesia Bubar 2030, Ini Kata Gatot Nurmantyo

//

Melalui pesan singkat, Kapolres Mamuju AKBP Muh Rifai Arfan menyampaikan berita duka ini.

“Inalillahiwainailaihirajiun.. telah berpulang ke rahmatullah angota kami alm. Aipda nurman. Mohon doanya semoga amal ibadah beliau diterima oleh allah swt&kel yg ditinggalkan diberi katabahan dan kesabaran amin...” demikian tulis Rifai, Sabtu.

Baca: Pria yang Ditipu dengan Uang Mainan 4,5 Miliar Ternyata Kaya Raya Punya Rumah Mewah dan Banyak Tanah

Rifai mengatakan, almarhum meninggal sekitar pukul 05.50 Wita.

Korban mengalami mati batang otak akibat benturan reruntuhan bangunan saat berusaha megevakuasi salah satu warga di lokasi banjir bandang.

Dia dirawat di RS Wahidin Makassar selama 2 hari setelah sempat dirawat selama beberapa saat di RS Mitra Manakarra Mamuju.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved