Lima Kali Konsumsi Narkoba, Terdakwa Pengidap TB Paru Ini Ajukan Pledoi

Yustin Ade Chandra terdakwa kasus narkotika yang sekaligus mengidap TB Paru (Tuberculosis) mengajukan nota pembelaan (pledoi)

Lima Kali Konsumsi Narkoba, Terdakwa Pengidap TB Paru Ini Ajukan Pledoi
Yudha Palistian
Yusni digiring oleh petugas lapas menuju ruang sidang tirta PN Pangkalpinang, Senin (26/3/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos,  Yudha Palistian

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Yustin Ade Chandra terdakwa kasus narkotika yang sekaligus mengidap TB Paru (Tuberculosis) mengajukan nota pembelaan (pledoi) di Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Senin (26/3/2018)

Yustin Ade Chandra dalam nota pembelaan yang dibacakan Penasehat Hukum memohon agar Majelis Hakim memberikan hukuman ringan terhadap terdakwa karena menilai terdakwa sedang mengidap penyakit menular dan mengakui salahnya. Selain itu Penasehat Hukum terdakwa juga menilai terdakwa telah menyesali perbuatannya.

"Yustin sudah dua kali keluar masuk rumah sakit selama dalam massa tahanan," ucap kuasa hukumnya ditengah persidangan.

Dalam sidang tersebut turut dipimpin oleh ketua hakim iwan gunawan dan anggota hakim hotma sipahutar dan Siti. H siregar.

Menanggapi pembelaan terdakwa, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Yudi Istino, mengatakan berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan Laboratoris NO : 289 AL /XII/2017/BALAI LAB NARKOBA tanggal 15 Desember 2017  dengan kesimpulan bahwa barang bukti Kristal warna putih no.1 dengan hasil Urine adalah benar mengandung Metamfetamina dan terdaftar dalam golongan I Nomor urut 61 lampiran Undang  undang Republik Indonesia no. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dan menurut keterangan Yudi Istono pada minggu lalu,  terdakwa mengaku membeli dari Dedek, yustin mengaku sudah 5 kali, yang pertama dan kedua membeli pada bulan Oktober  2017, sedangkan ketiga dan keempat bulan november 2017 dengan cara menelpon dedek dan memesan sebanyak 1 (satu) bungkus narkotika jenis shabu dengan harga Rp. 700.000 (tujuh ratus ribu rupiah), kemudian dedek mengantar langsung ke rumahnya yang beralamat di Jl. Suka Damai Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah.

Dan yusni telah terbukti secara sah dan meyakinkan menggunakan narkotika jenis sabu sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar Pasal 114 Ayat (1) UU RI N0. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(*)

Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved