Aniaya Anggota Polisi, Roma Irama Dituntut 1 Tahun 6 Bulan

Terdakwa kasus penganiyaan yang menjerat Roma Irama alias roma, yang mengakibatkan korban (Eli Rosadi) seorang anggota polisi

Aniaya Anggota Polisi, Roma Irama Dituntut 1 Tahun 6 Bulan
Bangka Pos/Yudha Palistian
Suasana pembacaan tuntutan diruang tirta, PN Pangkalpinang. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Yudha Palistian

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Terdakwa kasus penganiyaan yang menjerat Roma Irama alias Roma dituntut satu tahun enam bulan kurungan penjara,  Selasa (27/3/2018).

Roma dituntut karena kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban (Eli Rosadi) seorang anggota polisi mengalami luka-luka serta harus dilarikan ke rumah sakit.

Tahap tuntutan itu dibacakan Jaksa Penuntut Umum  Dody P. Purba dalam sidang yang dipimpin oleh Ketua Hakim Hotma Sipahutar serta hakim anggota iwan gunawan dan Siti Siregar.

Kasus penganiyaan itu,  terjadi simpang empat perempatan jalan Mentok Kelurahan Keramat, Kecamatan Rangkui Kota Pangkalpinang ke arah SMP Negeri Lima pangkalpinang.

Peristiwa itu bermula ketika mobil yang dikendarai oleh korban (Eli Rosadi) berpas-pasan dengan sebuah mobil suzuki APV warna silver yang di kendarai oleh terdakwa dengan kaca mobil terbuka.

"Terdakwa berteriak dengan keras karena korban menerobos lampu merah,  kemudian korban (Eli Rosadil) melihat dari kaca spion mobil,  keduanya sempat cek-cok mulut sehingga terdakwa langsung meninju serta memukul kebagian kepala sebelah kiri Eli Rosadi sebanyak 1 kali dengan menggunakan tangan kanannya," jelas dody ditengah persidangan.

Ia juga menambahkan bahwa korban (Eli Rosadi)  tak hanya dipukuli satu kali tetapi terdakwa (roma) kembali meninju bagian kepala korban secara berkali-kali dengan menggunakan kedua tangannya serta mencengkram baju sebelah kiri hingga korban robek.

Setelah sempat memukuli korban,  roma juga mencuri dompet milik eli rosadi lalu kabur dengan kendaraan nya.

"Mereka sempat mengejar mobil terdakwa kemudian mencegatnya, setelah itu roma langsung mengeluarkan sebilah pisau dari pinggangnya yang hendak menikam  namun tidak kena," tutur dody.

Eli Rosadi menderita luka lecet gores di dada, memar di siku kanan, luka lecet di tangan kanan, bengkak di pelipis sebelah kiri dan bengkak di jempol kaki kiri, berdasarkan surat Visum Et Repertum dari rumah sakit Bakti Timah Nomor :03/MR-VIS/I/2018 tanggal 13 Januari 2018.

Perbuatan Terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 2 ayat (1) UU Drt No. 12 Tahun 1951.(*)

Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help