Gadis Aceh ini Jual Diri untuk Bayar Kredit, Pelanggannya Pejabat dan Pengusaha, Sekali Show 2 Juta

"Kebanyakan orang ini ngeluhnya soal uang sewa rumah atau kost, juga kredit sepeda motor," katanya.

Gadis Aceh ini Jual Diri untuk Bayar Kredit, Pelanggannya Pejabat dan Pengusaha, Sekali Show 2 Juta
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Sejumlah wanita muda yang diduga korban kasus prostitusi online dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolresta Banda Aceh 

BANGKAPOS.COM, BANDA ACEHMRS alias Andre (28), germo prostitusi online yang dibekuk personel Polresta Banda Aceh bersama tujuh 'wanita sewaannya' di sebuah hotel di Jalan Soekarno-Hatta, Aceh Besar, Rabu (21/32018) malam, saat ini harus mendekam di tahanan Polresta.

Senin (26/3/2018) Serambinews.com berkesempatan mewawancarainya secara khusus bersama tiga media lainnya di ruang Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh, Ipda Septia Intan Putri STK.

Dalam kesempatan itu, banyak hal yang dakui Andre sesuai dengan pertanyaan yang diajukan.

Termasuk salah satunya, soal pelanggan Andre yang ternyata dari berbagai kalangan, termasuk para pejabat dan deretan pengusaha.

Bersama Andre malam itu, polisi juga menciduk tujuh wanita pekerja seks komersil (PSK) dalam bisnis syhawatnya tersebut.

Ketujuh wanita itu adalah Ay (28) asal Simeulue, MJ (23) Aceh Tengah, dan RM (23) asal Bireuen. Sedangkan empat wanita lainnya merupakan warga Kota Banda Aceh, masing-masing berinisial CA (24), DS (24), RR (21), dan IZ (23).

PSK Aceh
PSK Aceh ()

Ditanya apa sebenarnya alasan para wanita itu hingga rela begabung dengan bisnis prostitusi yang dijalani Andre kurang lebih selama tiga tahun terakhir tersebut.

Menurut Andre, alasan utama adalah faktor ekonomi.

"Kebanyakan orang ini ngeluhnya soal uang sewa rumah atau kost, juga kredit sepeda motor," katanya.

Ia juga mengaku bahwa para wanita tersebut tidak direkrut oleh Andre, tapi para wanita itu datang sendiri ke Andre lalu menawarkan diri untuk ikut dalam bisnis syahwat Andre tersebut.

Halaman
12
Editor: teddymalaka
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help