Hati-hati Berikan Data Kependudukan dalam Transaksi Online

Masyarakat diminta untuk hati-hati untuk tidak menyebarkan informasi identitas pribadi di media sosial

Hati-hati Berikan Data Kependudukan dalam Transaksi Online
Bangka Pos / Krisyanidayati
Kepala Dinas DP3ACSKB Babel, Susanti. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Masyarakat diminta untuk hati-hati untuk tidak menyebarkan informasi identitas pribadi di media sosial, pasalnya ini bisa disalahgunakan oleh oknum tertentu.

"Tidak ada kebocoran data yang sudah dihimpun, tapi ada oknum yang menyalahgunakan ini. Makanya hati-hati yang belanja online diminta NIK, jangan dikasih," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan Pencatatan Sipil dan pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Susanti, Rabu (28/3/2018).

Selain itu, dirinya juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap orang dalam memberikan dokumen kependudukan.

"Tidak boleh ada jual beli data, kalau mereka mau data harus kerjasama dengan kami. Ada data yang kami lindungi dan tidak bisa diberikan. Kerjasama juga harus jelas mereka butuh data apa," katanya.

Ia membeberkan secara nasional sudah ada 974 yang sudah melakukan kerjasama dengan kementerian dalam negeri untuk pemanfaatan data kependudukan.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help