Komitmen Lindungi Cual dan Batik Khas Bangka Belitung

Pemilik Batik D'Mahen sekaligus Ketua Forum perjuang Batik Bangka Belitung, Mahendra Djusman mengatakan bahwa forumnya memiliki

Komitmen Lindungi Cual dan Batik Khas Bangka Belitung
Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari
Mahendra Djusman saat menerima hak paten untuk motif batik batu satam di Hotel Grand Hatika Rabu (28/3/2018). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Adelina Nurmalitasari

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Pemilik Batik D'Mahen sekaligus Ketua Forum perjuang Batik Bangka Belitung, Mahendra Djusman mengatakan bahwa forumnya memiliki komitmen dalam melindungi cual dan batik.

"Cual adalah tenun bagi kami, batik adalah batik untuk masyarakat kami," ujarnya pada posbelitung.co, Rabu (28/3/2018).

Menurutnya cual harus dilindungi sebagai mahakarya juga budaya yang luar biasa.

Oleh sebab itu, kini forumnya sedang dalam proses membranding dengan mengedukasi masyarakat.

"Makanya kita juga minta Sonia Puteri Indonesia untuk sebisa mungkin menggunakan batik Bangka Belitung dalam tugasnya sebagai putri indonesia sekaligus putri Bangka Beitung," jelasnya.

Meskipun memang diakui Mahendra, batik masih diidentik dengan busana orang tua, namun sekarang banyak remaja yang memang mengerti fashion mulai menggunakan batik.

Menurutnya memperjuangkan batik Bangka Belitung berarti mengusahakan agar batik dapat diterima secara luas, memiliki karakter yang menjadi ciri khas serta mampu dibedakan dengan batik luar.(*)

Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved