Profesor Ini Sebut Cara Kita Memasak Nasi Selama Ini Ternyata Salah dan Berbahaya

Apa yang kita pikirkan saat memasak nasi? Tentu yang ada di benak kita adalah hanya bagaimana membuat nasi itu pulen dan enak dimakan.

Profesor Ini Sebut Cara Kita Memasak Nasi Selama Ini Ternyata Salah dan Berbahaya
spinningcook.com
Memasak nasi 

BANGKAPOS.COM - Apa yang kita pikirkan saat memasak nasi?

Tentu yang ada di benak kita adalah hanya bagaimana membuat nasi itu pulen dan enak dimakan.

Pernahkah kita berpikir tentang kandungan gizi nasi tersebut?

Dalam sebuah studi yang dilakukan awal tahun 2017 lalu menyebut, cara kita memasak nasi selama ini ternyata salah.

Alih-alih membuat sehat, cara memasak seperti itu dianggap berbahaya bagi tubuh.

Menurut studi itu, nasi yang dimasak dengan cara yang kurang tepat masih meninggalkan jejak arsenik yang disebabkan oleh racun industri dan residu pestisida yang tertinggal di tanah.

Lalu bagaimana caranya menghilangkan racun itu?

Untuk mendapatkan nasi yang baik dari segi kesehatan, kita harus memasaknya dengan jumlah air dua kali lipat dari yang biasa kita lakukan.

Jika tidak begitu, kita juga bisa meredamnya semalaman sebelum memasak.

Dalam program BBC berjudul “Trust Me, I'm a Doctor”, Profesor Andy Meharg, dari Universitas Queens Belfast, mengetes tiga cara memasak beras untuk melihat tingkat arsenik yang paling banyak.

Tes pertama: memasak beras dengan menggunakan metode satu gelas beras, dua gelas air.

Halaman
12
Editor: Evan
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help